ODP se-Sulut Tinggal 144 Orang, Data Minggu (22/3/2020) Malam

0
705
Jubir Satgas Covid-19 dr Steaven Dandel MPH saat konferensi pers, Minggu (22/3) malam. Pada sesi kali ini, aparat Polri turut menurunkan personil dengan memperhatikan kaedah Social Distancing.

MANADO-Juru Bicara Satgas Covid-19 Sulawesi Utara dr Steaven Dandel MPH menerangkan, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) telah berkurang cukup signifikan.

“Data per Minggu (22/3) pukul 19.20 Wita, ODP tinggal 144 orang dari sebelumnya berjumlah 229 orang,” sebut Dandel.

Dijelaskannya, ODP berkurang 85 warga setelah dinyatakan tidak ada perburukan gejala usai melewati masa pemantauan 14 hari.

Data dihimpun dari Satgas Covid-19, jumlah ODP di Sulut terus berkurang signifikan. Sejak awal pekan lalu, Satgas Covid-19 telah memetakan 495 ODP.

Kemudian pada Kamis (19/3/2020) malam berkurang menjadi 371 ODP setelah 124 orang selesai masa pemantauan.

Selanjutnya, data Minggu (22/3/2020) siang, website Sulut Tanggap Covid-19 masih mencantumkan jumlah ODP sebanyak 229 warga.

Dan pada Minggu (23/3/2020) dipastikan oleh Jubir Satgas Covid-19 tinggal 144 ODP se-Sulut.

Diketahui, kriteria ODP ditetapkan pada seseorang jika pemeriksaan awal menunjukkan gejala demam, batuk, pilek, tanpa merasa sesak. Juga punya riwayat dari negara terdampak atau daerah yang terjangkit Covid-19.

Seseorang yang dinyatakan masuk kriteria ODP wajib menjalani isolasi diri di rumah dan akan dimonitoring oleh petugas kesehatan dari Faskes setempat.

(***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here