Tingkatkan SDM Panwascam, Bawaslu Minut Gelar Bimtek

0
72
Komisioner Bawaslu RI Fritz Siregar didampingi Bawaslu Sulut Supriyadi Pangellu saat menggelar Bimtek Panwascam se-Minut, kemarin.

MINUT–Untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang terlibat dalam pengawasan Pemilu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terus mendorong Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) khususnya Minahasa Utara (Minut) untuk lebih meningkatkan kualitasnya. Apalagi dalam waktu dekat ini akan melakukan pengawasan pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut, maupun Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Minut tahun 2020.

Menjawab keinginan tersebut, Bawaslu Minut menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas SDM Panwascam Minut, Senin (17/2/2020) lalu.

Bimtek peningkatan SDM Panwascam yang digelar Bawaslu Minut.
Bimtek peningkatan SDM Panwascam yang digelar Bawaslu Minut.

Komisioner Bawaslu RI Fritz Edward Siregar SH LL M PhD yang tampil sebagai narasumber, mengatakan Panwascam maupun pengawas di TPS adalah ujung tombak pengawasan dari Bawaslu Minut.

Dikatakannya juga, untuk menguatkan pengawasan, perlu ada pengawas tingkat kecamatan (Panwascam) sampai pada tingkat TPS.

Lanjutnya, Bawaslu perlu melakukan Bimtek secara maksimal  kepada pengawas Ad Hoc. Bila sebelumnya bimtek dilakukan dua kali, bisa ditingkatkan menjadi tiga kali.

“Jadi betul-betul pengawas Ad hoc paham akan tugasnya. Untuk itu, dalam menyambut Pilkada Serentak 2020 yang demokratis dan konstitusional, Bawaslu mengajak seluruh masyarakat yang ada di Sulut untuk dapat mengunduh Gowaslu, yang diluncurkan Bawaslu sejak Agustus 2016 lalu,” katanya.

Untuk diketahui, Gowaslu merupakan aplikasi laporan pelanggaran Pilkada berbasis teknologi informasi (TI) untuk memudahkan masyarakat dalam mengirimkan laporan dugaan pelanggaran yang ditemukan dalam proses pelaksanaan pilkada.

Ditambahkan Komisioner Bawaslu Sulut Supriyadi Pangellu, dalam kerja nanti, pengawas pemilu akan berinteraksi dengan beragam orang sehingga harus mampu memahami interaksi serta memahami motif-motif orang lain dalam berbagai konteks dan situasi.

“Pengawas juga perlu meningkatkan jiwa kepemimpinan, kesadaran sosial, integritas dan memahami regulasi,” ujar Supriyadi Pangellu sekaligus membuka Bimtek.

(Budi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here