Danrem 131/Santiago Optimalkan Peran Koramil

0
855
Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Joseph Robert Giri SIP MSi menyalami salah satu Danramil.

MANADO-Peran komando kewilayahan khususnya Komando Rayon Militer (Koramil) di jajaran Korem 131/Santiago, mendapat perhatian khusus Komandan Resor Militer (Danrem) Brigjen TNI Joseph Robert Giri SIP MSi. “Dari hasil evaluasi, perlu lebih dioptimalkan lagi. Hal ini sekaligus sebagai wujud keseriusan kita dalam mengimplementasikan peran TNI di tengah masyarakat,” ujar Brigjen Giri, saat menutup¬†Apel Danramil Jajaran Korem 131/Santiago Tahun 2018, Jumat (2/3/2018).

Lanjut Danrem, salah satu hal yang mendasari keinginan untuk mengoptimalkan Satkowil khususnya peran Danramil, karena munculnya berbagai permasalahan kehidupan berbangsa dan bernegara yang terjadi saat ini. Indikator nyata yang pantas dikedepankan sebagai sebuah fakta yaitu adanya sejumlah permasalahan bangsa.

Para Danramil dan Babinsa menyanyikan lagu menyambut Danrem 131/Santiago.
Para Danramil dan Babinsa menyanyikan lagu menyambut Danrem 131/Santiago.

Pertama, adanya isu-isu SARA yang dapat membahayakan rasa persatuan dan kesatuan bangsa.

Kedua, belum teratasinya masalah kesejahteraan rakyat.

Ketiga, adanya tindakan anarkis, radikalisme dan terorisme.

Keempat, narkoba, penyelundupan barang ilegal di perbatasan, pencurian ikan dan kekayaan alam.

Begitu pula berbagai permasalahan lainnya. Karena itu, ujar Danrem, Satkowil dituntut mampu mengambil langkah-langkah konkrit untuk mengoptimalkan perannya. Dalam rangka mewujudkan situasi kondusif di wilayah.

“Langkah-langkah yang dilakukan juga harus disertai kemampuan menjabarkan lima kemampuan teritorial. Yaitu kemampuan temu cepat dan lapor cepat, kemampuan manajemen teritorial, kemampuan penguasaan wilayah, kemampuan perlawanan wilayah, dan kemampuan komunikasi sosial. Di mana kelima kemampuan ini harus juga diimbangi pemberdayaan peran para Babinsa secara maksimal, sebagai ujung tombak pembinaan teritorial di wilayah,” imbuhnya.

Jika kelima kemampuan teritorial tersebut dilaksanakan secara optimal dengan menggunakan metode Binter secara benar, Danrem meyakini, kedekatan Danramil dibantu para Babinsa dengan masyarakat akan semakin terjalin baik.

Para Danramil mendapat wejangan langsung dari Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Joseph Robert Giri SIP MSi.
Para Danramil mendapat wejangan langsung dari Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Joseph Robert Giri SIP MSi.

“Kondisi yang demikian tentunya memberikan kontribusi positif bagi optimalisasi pembinaan masyarakat yang dilakukan. Sebab itu, lakukan koordinasi dengan aparat dan instansi terkait dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang terjadi. Sehingga apapun keputusan yang diambil senantiasa berada dalam tataran yang benar dan proporsional,” tandasnya.

Di akhir kegiatan, Danrem menambahkan dalam wawancaranya dengan para awak media, program-program telah dilaksanakan dengan maksimal. Apel Danramil ini sebagai bahan evaluasi dan koreksi bagaimana ke depan dan apa yang telah dilakukan untuk melayani masyarakat. Sehingga para Danramil dan Babinsa lebih banyak melayani kepada masyarakat.

“Sejauh ini, para Danramil dan Babinsa sudah cukup baik. Namun dalam konteks pelaksanaan tugas, ibarat nilai 1 sampai 10, saya berharap mereka dapat melaksanakan hingga pada nilai 15,” katanya.

Ditekankan Danrem, TNI bukan tugas biasa. Tapi harus memiliki kredit poin atau mencapai prestasi cum laude (predikat pujian yang diberikan pada ujian di perguruan tinggi). “Sebab kita prajurit teritorial harus bekerja luar biasa supaya dapat melayani masyarakat dengan sempurna,” pungkas mantan Danpusdikif Pussenif Kodiklat TNI AD tersebut.

(harry)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here