Purna Tugas, Satgas Pamtas RI-RDTL Balik Manado

0
572
Dansatgas Letkol Inf Elvino Yudha Kurniawan (kiri) bersama para personel.

MANADO- Upacara penyambutan satuan tugas pengamanan perbatasan (Satgas Pamtas) RI-RDTL di Nusa Tenggara Timur dibawah komando Letkol Inf Elvino Yudha Kurniawan, digelar di Pelabuhan Bitung, Kota Bitung, Rabu (24/1/2018) pukul 10.00 Wita. Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Robert Giri SIP MSi menjadi inspektur pada upacara ini.

Dalam amanah tertulis saat upacara purna tugas Satgas kali ini, Panglima Kodam XIII/Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito SE MM mengucapkan selamat datang ke pangkalan, disertai ucapan terima kasih kepada 350 personel Satgas atas pelaksanaan tugas yang dilakukan.

Menurut Pangdam, tugas operasi tersebut dalam rangka mengamankan perbatasan darat Republik Indonesia dengan Timor Leste. Berlangsung selama sembilan bulan.

Para personel menyanyikan yel-yel usai upacara penyambutan.
Para personel menyanyikan yel-yel usai upacara penyambutan.

Tentunya tugas tersebut telah memberi pengalaman sangat berharga bagi para anggota Satgas. Pengalaman tersebut hendaknya dijadikan bahan evaluasi, agar dalam pelaksanaan tugas-tugas selanjutnya dapat lebih berhasil.

“Berdasarkan laporan yang saya terima, kalian telah mengemban tugas negara tersebut dengan baik. Semua ini dapat kalian capai berkat kedisiplinan, dedikasi, dan semangat juang tinggi dari setiap prajurit,” sebut Pangdam.

Atas nama pimpinan TNI dan keluarga besar Kodam XIII/Merdeka, lanjut Pangdam, dirinya mengucapkan selamat atas keberhasilan pelaksanaan tugas mulia ini. Dan semoga di kemudian hari dapat dipelihara dan dipertahankan.

“Saya berharap, kebanggaan dan keberhasilan yang kalian capai hendaknya dapat dijadikan motivasi dalam pelaksanaan tugas di masa mendatang. Termasuk dalam upaya mengangkat citra positif Kodam XIII/Merdeka di mata masyarakat,” ujar Mayjen TNI Ganip Warsito.

Dengan selesainya penugasan ini, Pangdam memerintahkan kepada segenap pimpinan Yonif Raider 712/Wiratama di Korem 131/Santiago agar segera melaksanakan konsolidasi, periksa kembali semua material yang telah digunakan. Baik itu senjata, amunisi, maupun perlengkapan lain, seteliti dan secermat mungkin.

“Termasuk kesehatan dan kegiatan agar tidak terjadi hal-hal tidak diinginkan,” imbuhnya.

Kepada personel Satgas yang telah meninggalkan satuan cukup lama, kata Pangdam, tentunya banyak hal atau informasi yang belum diketahui. Karena itu, Pangdam berpesan supaya menyesuaikan diri dan mencari informasi sebanyak-banyaknya.

Dan pengalaman selama bertugas di Satgas, Pangdam berharap dapat meningkatkan profesionalitas keprajuritan, dan bagi pengembangan satuan dalam pelaksanaan tugas.

Personel Satgas Pamtas RI-RDTL berlatar KRI Teluk Manado-537 di Pelabuhan Bitung.
Personel Satgas Pamtas RI-RDTL berlatar KRI Teluk Manado-537 di Pelabuhan Bitung.

Pangdam juga berterima kasih kepada Komandan KRI Teluk Manado-537 Letkol Laut (P) Dian Purnomosidi bersama awak. Apresiasi ini diberikan Pangdam atas profesionalitas dan kerjasama Komandan KRI Teluk Manado-537 bersama para awak, sehingga bisa membawa pulang seluruh personel Satgas Pamtas RI-RDTL ini.

Hadir pada upacara tersebut, Komandan Lantamal VIII Manado Laksamana Pertama TNI Ahmadi Heri Purwono SE MM, Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Fajar Setyawan, Wali Kota Manado Dr GS Vicky Lumentut, Wali Kota Bitung Maximiliaan J Lomban, Kasat Brimob Polda Sulut, Kapolres Bitung, Danyonmarhanlan Bitung, Satkamla, dan sejumlah pimpinan serta perwakilan lembaga negara. Adapula Irdam, staf ahli, para asisten, dan jajaran Kodam XIII/Merdeka. Termasuk jajaran Korem 131/Santiago dan sejumlah Dandim.

(Harry)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here