Tandatangani MoU Dan PKS Dengan Bank SulutGo, Bupati Sangihe Komit Tingkatkan PAD

0
139

TAHUNA -Bupati Sangihe Jabes E Gaghana SE ME, pada medio 4 November 2020 mendantangani Memorandum of Understading (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Bank SulutGo di Ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulawesi Utara bersama 15 Bupati di Provinsi Sulut. Penandatanganan MoU dan PKS ini sebagai Implementasi Tax Online Pemerintah Daerah Se – Provinsi Sulawesi Utara dengan Bank SulutGo,dalam hal implementasi sistem monitoring penerimaan pajak online yang disaksikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

IMG-20201112-WA0009

Gaghana ketika dihubungi wartawan usai agenda ini menyatakan kegiatan ini sebagai tindak lanjut komitmen bersama kepala daerah atas Program pemberantasan Korupsi Terintegrasi, berdasarkan ketentuan yang di atur dalam pasal 6 huruf a, huruf b, dan huruf c undang – undang dasar nomor 19 tahun 2019 tentang perubahan kedua atas undang-undang no 30 tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi, tindak pidana korupsi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempunyai tugas melakukan koordinasi, monitoring, dan pencegahan sehingga tidak terjadi tindak pidana korupsi.

IMG-20201112-WA0007

“Dengan Otonomi Daerah, pusat memberi kewenangan bagi setiap daerah untuk mengatur dan mengelola daerahnya masing-masing oleh karena itu daerah harus bertindak efektif dan efisien dalam hal meningkatkan pendapatan asli daerah agar pengelolaan lebih terfokus dalam mencapai sasaran yang ditentukan. Disini dawrah dituntut wajib mencari sumber pendapatan daerah yang ada di wilayahnya yang bisa di andalkan untuk peningkatan PAD” ujar Gaghana.

IMG-20201112-WA0010

Lebih lanjut Gaghana menyatakan bahwa, salah satu sumber PAD yang bisa di andalkan adalah Pajak daerah yang merupakan iuran yang wajib dilakukan oleh orang pribadi atau badan kepala daerah tanpa imbalan langsung yang seimbang yang dapat di paksakan berdasarkan perundang- undangan yang berlaku yang digunakan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan daerah dan pembangunan daerah.

” Pemasangan Tax Online ini, sebagai alat pemantau pajak online, diharapkan dapat meminimalisir kecurangan pada sektor pendapatan. Sebab, dengan pajak online setiap hari pihaknya bisa melakukan pemantauan. Sehingga wajib pajak tak bisa lagi memberikan data yang tidak kongkrit. Sebab melalui alat tersebut seluruh transaksi bakal terpantau. Pendapatan mereka setiap hari dapat diketahui data kongkritnya.” imbuhnya sambil menambahkan dengan kegiatan ini setidaknya akan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan menjaga kualitas pelayanan sistem pajak dan peningkatan PAD.

IMG-20201112-WA0011

Dalam agenda ini juga turut dihadiri Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi Nawawi Pomolanggo, Kepala Koordinator wilayah III komisi pemberantasan korupsi Aida Ratna Zulaikha, Kepala satuan koordinator wilayah pencegahan III komisi pemberantasan korupsi Dwi Aprilia Linda beserta anggota Tim Korwilgah III KPK, Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Edwin Silangen, SE, M.Si, Bupati/Walikota se Provinsi Sulut , Kepala Kantor Regional OJK Sulutgomalut DarwSisman,Direktur Utama Bank SulutGo Jefrey A.M Dendeng ,Kepala BAPEDA, BPKAD Kab/Kota se Prov Sulut,Jajaran Direksi dan Pimpinan Cabang Bank SulutGo.

(sam/adve)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here