Usai Keluar Daerah, Wabup Sangihe Menolak Dirapid Test

0
690

TAHUNA -Masih terus meningkatnya korban yang terjangkit virus corona hingga membuat masyarakat menjadi panik, membuat Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe terus berupaya melakukan proteksi di pintu-pintu masuk pelaku perjalanan luar daera baik laut, udara maupun darat.

Ironisnya justru pimpinan daerahnya yang tidak memberikan contoh melakukan proteksi mandiri usai melakukan perjalanan dari zona merah paparan covid-19. Informasi yang diterima dari beberapa petugas medis yang tak ingin disebutkan namanya mengatakan Wakil Bupati (Wabup) Sangihe Helmud Hontong menolak untuk dilakukan rapid test ketika dikunjungi petugas medis di rumah dinasnya.

Pasalnya beberapa waktu yang lalu Wabup sempat melakukan perjalanan ke Manado hingga Tomohon dan balik ke Sangihe pada Sabtu (19/9/2020). Ketika dimintai keterangan sejumlah media, Hontong mengatakan dirinya bukan menolak rapid, tetapi lebih menghimbau agar semua pelaku perjalanan di atas kapal harus di rapid.

Tidak, saya tidak Kita menolak. Saya katakan kalau mau rapid semua penumpang yang turun dari kapal di rapid tes. Saya ungkapkan seperti itu”, ungkap Hontong.

Hontong juga menyesalkan ada petugas medis yang tiba-tiba datang ke rumahnya meminta untuk dilakukan rapid test.

” Saya katakan keliru kalau kalian datang pa kita punya rumah, kalian mestinya sudah jemput di muka tempat pengukur suhu di pelabuhan, agar semua penumpang langsung di rapid tes. Termasuk saya,” Kata dia.

Terpisah, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kepulauan Sangihe, dr. Jopy Thungari, mengatakan sebagai upacaya pencegahan kepada setiap orang yang terdesak atau tidak memungkinkan untuk diisolasi wajib untuk di rapid test.

” Artinya kita berupaya untuk melakulan pencegahan. Jadi tidak berbicara bupati atau wakil bupati. Tapi berbicara kita yang karna kita kita datang di sini, sudah tidak bisa isolasi tapi harus menjalankan tugas dan tanggung jawab, disarankan rapid test. Kalau memang non reaktif, silahkan,” Kata Thungari.

Seperti diketahui, bupati Jabes E Gaghana SE ME sebelumnya terus menghmbau kepada pejabat di jajaran pemerintahannya agar dapat sebisa mungkin melakukan rapid test usai melakukan perjalanan dari luar daerah, agar menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti menjangkiti masyarakat dari covid-19.

(sam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here