Kisruh Pembangunan Gedung eks RM Dego-Dego. MT Diperika 2,5 Jam Penyidik Tipiter Polda Sulut

0
572
Pembangunan gedung eks RM Dego-Dego di Jalan Wakeke no 11 yang belum memiliki surat IMB.

MANADO– Kisruh pembangunan Gedung eks RM Dego-dego yang beralamat di Jalan Wakeke No 11, Kelurahan Wenang Utara, Kecamatan Wenang, Manado, berlanjut sampai ke Polda Sulut.

Polda Sulut kini tengah melakukan penyelidikan atas dugaan tindak pidana bangunan gedung tersebut.

Rabu (05/08) lalu, penyidik Subdit lV Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda sulut meminta klarifikasi terhadap pemilik bangunan tersebut, yang beridentitas lelaki MT alias Meiky.

“Benar sudah dimintai keterangannya sekira 2,5 jam,” ungkap Kasubdit Tipiter Ditreskrimsus Polda Sulut, Kompol Feri Sitorus, Rabu (05/08) lalu.

Polemik bangunan eks RM Dego Dego itu resmi bergulir di Polda Sulut setelah Penasihat Hukum Clift Pitoy, SH dan rekan yang dikuasakan warga tetangga dekat bangunan masing-masing Elnike Agustina Mawilos, Christine Irene Nancy Howan dan Judy Richard Sompotan, menggandeng Polda Sulut, karena sampai somasi ketiga dilayangkan tak digubris pemilik bangunan, yang diketahui berstatus oknum pejabat salah satu bank ternama di Sulut.

Diketahui, Kisruh pembangunan Gedung eks RM Dego-Dego dimulai saat pemilik Gedung telah memulai kembali pembangunannya sejak Mei 2020 lalu. Padahal, merujuk pada hasil Hearing/Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan komisi 3 pada tahun 2017 lalu yang dipimpin Ketua Komisi 3  Lily Binti saat itu, memutuskan agar pemilik menghentikan pekerjaan pembangunan sampai diterbitkannya surat IMB.

Kisruh ini pun berlanjut sampai ke DPRD Manado untuk kedua kalinya. Keberatan para warga tetangga diakomodir DPRD Manado dengan melakukan RDP/Hearing sampai dengan proses Turun Lapangan (Turlap), namun sampai dengan Hearing yang ketiga pun tak ada keputusan berarti atas status pembangunan gedung yang tak memiliki surat IMB ini.

Akhirnya, para warga tetangga mensomasi pemilik Gedung. Namun, sampai somasi yang ketiga, pemilik bangunan gedung tak pernah menggubrisnya. Kisruh pun berlanjut dengan laporan ke Polda Sulut.

(Budi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here