Dinas PUPR Sulawesi Utara Kerahkan Kekuatan Selamatkan Danau Tondano

0
172
Kadis PUPR Sulut Ir Adolf Harry Tamengkel (paling kanan) menjelaskan perkembangan pekerjaan pengangkatan eceng gondok di Danau Tondano yang saat ini difokuskan di sekitar hanggar Posko Pengangkatan Eceng Gondok Danau Tondano yang terletak di Desa Watulambot, Kecamatan Tondano Barat, Kamis (11/6/2020).
MINAHASA-Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sulawesi Utara mengerahkan kekuatan penuh demi menyelamatkan kelestarian Danau Tondano.
“Sesuai instruksi Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw,┬áDanau Tondano bebas dari eceng gondok pada Desember 2020,” ujar Plt Kepala Dinas PUPR Ir Adolf Harry Tamengkel, Kamis (11/6/2020).
Berpadanan dengan Pemkab Minahasa, pada bulan Juni ini ditargetkan tuntas pengangkatan eceng gondok di kawasan hanggar milik Dinas PUPR di wilayah Desa Watulambot. “Tujuannya supaya eceng gondok tidak masuk ke Sungai Tondano sehingga menghindarkan gangguan terhadap pekerjaan PLN Tanggari guna memasok listrik,” sebut Tamengkel.
Dalam waktu dekat, lanjutnya, bakal ketambahan lima unit excavator long arm beserta tongkang guna mempercepat proses pekerjaan.
Sebelumnya, sebut Tamengkel, progress pekerjaan telah tuntas pembersihan eceng gondok lebih dari 100 hektar. Terdiri dari 40 hektar di area depan Moy Residence dan 65 hektar di seputaran Desa Kaweng, Kecamatan Kakas.
Dia berharap, masyarakat sekitar Danau Tondano dapat memahami dan menunjang proses pekerjaan ini.
Sebab kelestarian Danau Tondano memiliki berbagai manfaat. Di antaranya untuk pasokan listrik, sumber air, dan reaktor pendingin guna menekan aktivitas gunung berapi.
Di sisi lain, kalau danau bersih, ikan lebih gampang dicari. Sementara ada ribuan nelayan bergantung hidupnya pada Danau Tondano. “Ayo sama-sama selamatkan Danau Tondano demi anak cucu kita,” tandas Tamengkel.
(vhp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here