Diduga Belum Kantongi IMB, Pembangunan Gedung Eks RM Dego-Dego Dinilai Tabrak Aturan

0
850
Pembangunan gedung eks RM Dego-Dego yang bermasalah dan diduga belum mengantongi IMB.

MANADO– Pembangunan eks RM Dego-Dego tak sesuai aturan. Diduga pemilik gedung belum mengatongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Disamping itu, pembangunan gedung yang direncanakan sekira 6 lantai ini, belum ada persetujuan tetangga.

Hal ini diungkapkan Yudi Sompotan, anak dari Ferry Sompotan, pemilik rumah samping gedung eks RM Dego-Dego kepada media, terkait keberatannya dengan dilanjutkan pembangunan gedung eks-Dego-Dego, yang terletak di Jalan Wakeke no 15, Kelurahan Wenang Utara.

Menurutnya, kegiatan pembangunan gedung eks RM Dego-Dego tak bisa dilanjutkan, karena ada beberapa permasalahan yang belum dituntaskan pemilik gedung.

“Kami keberatan jika pembangunan gedung ini dilanjutkan. Ada beberapa hal yang belum disepakati oleh pemilik gedung, sesuai dengan permintaan tetangga. Ditambah lagi, pemilik gedung belum bisa menunjukkan IMB sebagai salah satu persyaratan dalam membangun. Kami meminta pemilik gedung menghentikan pembangunannya sampai ada persetujuan dari kami para tetangga,” kata Yudi.

IMG-20200610-WA0008IMG-20200610-WA0009Lanjutnya, kami tak ingin menghambat kelanjutan pembangunan gedung eks RM Dego-Dego, asalkan memperhatikan lingkungan dan keselamatan para tetangga.

“Kami tak mempermasalahkan pembangunannya, asalkan memperhatikan lingkungan dan keselamatan para tetangga. Kami keberatan karena tata letak bangunan yang sedang dibangun, telah menempel di tembok rumah kami, yang menurut kami sangat membahayakan bangunan rumah kami,” jelas Yudi sambil memperlihatkan surat keberatan yang ditujukkan kepada pemilik gedung eks RM Dego-Dego, yang juga ditandatangani oleh para tetangga dengan tembusan kepada instansi berwenang.

Diungkapkan Yudi, jika penolakan ini telah disampaikan kepada Pemerintah Kelurahan Wenang Utara, dan telah dibicarakan bersama, namun belum ada titik temu.

” Lurah Wenang Utara, Greity Kawilarang, telah memfasilitasi pertemuan bersama ini, yang juga dihadiri oleh kuasa hukum pemilik gedung eks RM Dego-Dego. Namun, sejauh ini belum ada kata sepakat,” beber Yudi, sembari berharap jika persoalan ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

Diketahui, persoalan penolakan pembangunan gedung eks RM Dego-Dego pernah di hearing Komisi C Dekot Manado, di tahun 2017 lalu. Komisi C yang diketuai Lily Binti pada waktu itu, sempat memanggil pemilik Cafe Dego-dego karena diduga belum memiliki Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) dan persetujuan para tetangga.

Dalam Hearing tersebut juga menghadirkan Dinas Penanaman Modal-Perijinan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) juga beberapa warga sebagai pelapor.

(Budi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here