Kartu Notifikasi Perjalanan Ganti Surat Keterangan Berbadan Sehat

0
949
Kadis Kesehatan dr Debie Kalalo MSc PH (kiri) dan Jubir 2 Gugus Tugas Covid-19 Sulut dr Steaven Dandel MPH saat video conference bersama jurnalis.
MANADO-Dinas Kesehatan Sulawesi Utara menerbitkan surat edaran terkait penggunaan Kartu Notifikasi Perjalanan.
Kadis Kesehatan Sulut dr Debie Kalalo MSc PH berharap, Kartu Notifikasi Perjalanan tersebut dapat dimanfaatkan kabupaten/kota dalam melakukan pengawasan ketat pada setiap pelaku perjalanan yang masuk ke wilayahnya.
“Kartu Notifikasi Perjalanan ini sebagai pengganti surat keterangan berbadan sehat,” ucap Kalalo.
Format Kartu Notifikasi Perjalanan bagi pelaku perjalanan di wilayah Provinsi Sulut.
Format Kartu Notifikasi Perjalanan bagi pelaku perjalanan di wilayah Provinsi Sulut.
Alasan penggantian tersebut, kata Kalalo, karena tuntutan sejumlah kabupaten/kota mewajibkan membawa surat keterangan berbadan sehat telah mengakibatkan penumpukan kunjungan orang di Faskes Tingkat Pertama dan Praktek Dokter Mandiri.
Format Kartu Notifikasi Perjalanan berisi data pelaku perjalanan seperti nama, umur, jenis kelamin, nomor KTP, nomor telepon, alamat asal, alamat tujuan, tujuan masuk (bekerja, mudik, atau lainnya), serta lama berada di tempat tujuan (jam/hari/minggu).
Diharapkan Kalalo, Kartu Notifikasi Perjalanan menjadi cara mengurangi berkumpulnya massa di setiap Faskes. “Supaya Covid-19 dapat diputus penyebarannya,” pungkas Kalalo.
(vhp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here