BBPOM Manado Janji Izin Edar Hand Sanitizer Berbahan Cap Tikus Olahan Pemprov Sulut Terbit Hari Ini

0
215
Proses peracikan hand sanitizer dengan bahan utama 'cap tikus' oleh Laboratorium Dinas Kesehatan Sulawesi Utara.

MANADO-Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Manado menjanjikan sertifikasi menjanjikan sertifikasi produk hand sanitizer dengan bahan utama cap tikus olahan Pemprov Sulut, terbit Selasa (24/3) hari ini.

Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara Satgas Covid-19 Sulut dr Steaven Dandel MPH, Selasa (23/3). Menurutnya, produk obat dan makanan sebelum diedarkan secara luas, wajib memiliki izin edar oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan.

Sebelumnya, Gubernur Sulut Olly Dondokambey telah menginstruksikan untuk membuat produk hand sanitizer berbahan lokal guna memenuhi kebutuhan logistik kesehatan, menghadapi kondisi siaga darurat ini. Dan bakal dibagikan secara gratis buat masyarakat.

Instruksi itupun langsung dieksekusi oleh Laboratorium Dinas Kesehatan dibawah pimpinan Kadis Kesehatan dr Debie Kalalo MSc PH. Tim yang dikoordinir oleh dr Salma Yunus pun meracik pembersih tangan antiseptik menggunakan air nira hasil fermentasi dari pohon aren.

Dikatakan dr Salma, produk ini mengandung alkohol kadar 74 persen, Clyserol, H2O2, Olive Oil. “Saat ini, cap tikus dalam galon 20 liter dapat diolah menjadi 600 botol berukuran 30 ml,” pungkasnya.

(***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here