Tindak Lanjuti Kasus Tipikor, Poluakan Datangi Kejari Minsel

0
279

 

MINSEL – Ketua LSM Inakor Minsel Noldy Poluakan bersama Pengurus LSM Inakor Kecamatan Maesaan, mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Minahasa Selatan (Minsel), pada Selasa (17/3/2020).

Ketua Noldy Poluakan ketika ditemui mengatakan, kedatangannya ke Kantor Kejari Minsel guna menanyakan kelanjutan dan perkembangan laporan warga tentang kasus dugaan korupsi pengelolaan Anggaran Dana Desa di salah satu Desa yang ada di, Kecamatan Maesaan, Kabupaten Minsel

Menurutnya, kasus ini diduga kuat melibatkan mantan Kepala Desa yang berada di salah satu Desa di Kecamatan Maesaan, semasa dirinya menjabat

“Adanya dugaan korupsi anggaran yang terjadi, disinyalir dari berbagai kegiatan dan tahun berjalan anggaran Dana Desa di Desa tersebut, yakni Dana Desa tahun anggaran 2018, sehingga merugikan keuangan Negara diperkirakan kurang lebih mencapai Rp.500,000,000,” Kata Poluakan

Sebelumnya, saat rombongan LSM Inakor tiba di Kantor Kejari Minsel sekitar pukul 20:00 WIB, Namun menurut Ivan Roring salah satu pegawai Kejari Minsel bahwa Kepala Kejari dan Kasi Intel sedang tidak berada ditempat.

IMG20200317140923“Kepala Kejari sedang tidak berada dikantor, karena bapak Kajari sedang ada tugas luar,”Katanya

Ditempat yang sama Ketua LSM Inakor Kecamatan Maesaan Rommy Koagow yang didampingi oleh Sekretaris Inakor Kecamatan Maesaan Adrianus Turang berharap kepada Kejari Minsel untuk menindak lanjuti dengan tegas dan tranparans kepada masyarakat atas laporan yang sudah masuk.

“Setiap warga Negara Republik Indonesia yang melaporkan adanya indikasi dugaan korupsi, agar ditindaklanjuti dan apapun hasilnya disampaikan oleh pelapor. Jangan sampai menghambat kinerja pemberantasan korupsi itu sendiri,”Kata Koagow

Lanjutnya, adapun dugaan penyimpangan yang dilakukan oleh mantan oknum Hukumtua tersebut, menurutnya itu sangat merugikan Negara dan Masyarakat, maka perluh dilakukan tindakan tegas, sehingga perilaku ini tidak diikuti atau dicontohi oleh orang lain.

“Mengingat begitu besar uang Negara khusus Dana Desa, yang bergulir disetiap Desa di Seluruh Indonesia, khususnya di Minahasa Selatan, maka perluh diawasi atau diingatkan bahkan dilaporkan jika ada terjadi penyimpangan,”Ucap Koagow

( Andy Runtunuwu )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here