Laboratorium Klinik RSUP Prof Kandou Layak Pemeriksaan Covid-19

0
564
MANADO-Ketua Komisi IX DPR-RI Felly Estelita Runtuwene SE (FER) memastikan akan memperjuangkan laboratorium milik RSUP Prof Kandou masuk dalam jejaring laboratorium pemeriksaan corona virus disease 2019 (Covid-19).
“Segera akan saya komunikasikan dengan Menkes. Itu merupakan salah satu usulan dalam rapat persiapan pencegahan dan penatalaksanaan Covid-19 Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Sulawesi Utara,” kata Runtuwene, Senin (16/3) malam.
Menurut FER, masuknya laboratorium milik RSUP Prof Kandou dalam jejaring laboratorium yang disahkan oleh Kemenkes, akan memiliki banyak manfaat. Apalagi laboratorium RSUP Prof Kandou dinyatakan direksi telah mampu melakukan pemeriksaan untuk Covid-19.
“Salah satunya, sampel milik pasien atau orang dalam pengamatan tidak lagi dikirim ke Jakarta, sehingga tidak akan menumpuk dengan sampel dari daerah lain. Manfaat lain, hal tersebut dapat mengurangi durasi pengiriman laporan hasil pemeriksaan,” sebut FER.
Direktur Utama RSUP Prof Kandou Dr dr Jimmy Panelewen SpB-KBD mengakui bahwa laboratorium milik RSUP Prof Kandou telah memenuhi standar pemeriksaan Covid-19. Baik itu peralatan maupun SDM.
“Jika diizinkan Kemenkes sebagai jejaring laboratorium Covid-19, maka otomatis RSUP Prof Kandou akan mendapat bahan habis pakai pemeriksaan Covid-19 atau dikenal reagen primer,” kata Panelewen.
Dengan begitu, bakal mempercepat laporan hasil pemeriksaan spesimen pasien dalam pengawasan (PDP) maupun ODP. “Tim dokter pun akan lebih cepat memutuskan langkah penanganan terhadap PDP maupun ODP,” pungkasnya, sembari mengakui, hingga saat ini laporan hasil pemeriksaan laboratorium paling cepat diterima 3 hari setelah sampel dikirim.
Sementara itu, diketahui spesimen dari Sulawesi Utara selalu dikirim ke laboratorium milik Litbangkes Kemenkes di Jakarta. Kemenkes melalui Surat Keputusan Menkes nomor HK.01.07/MENKES/182/2020 baru mengesahkan 12 laboratorium pemeriksaan Covid-19. Yang terdekat adalah Balai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar mencakup wilayah kerja Gorontalo, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara.
(***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here