Surat Edaran Bupati Minut, Upaya Mencegah Penyebaran Covid-19

0
130
Bupati Vonnie Panambunan

MINUT-Ancaman penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menimbulkan kekhawatiran warga Tonsea, segera diantisipasi oleh Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, dengan menerbitkan Surat Edaran Bupati Minahasa Utara Nomor 83/BMU/III/2020, tertanggal 16 Maret 2020.

Surat edaran 18 poin tersebut, merujuk dari Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2020, tentang Gugus Tugas Percepatan Penangangan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang sudah menyebar.

Bupati Minut DR (HC) Vonnie Anneke Panambunan STh, beharap agar masyarakat Minahasa Utara, untuk senantiasa berdoa sesuai agama masing-masing, supaya Minahasa Utara bisa terhindar dari situasi penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Screenshot_2020-03-16-16-13-01-01_e2d5b3f32b79de1d45acd1fad96fbb0f_copy_180x400_1” Saya meminta agar selalu menjaga tempat kerja dan tempat tinggal, agar tetap bersih dan higienis. Rutinlah mencuci tangan setelah beraktivitas, dengan menggunakan sabun di air mengalir sesering mungkin, setelah bersentuhan dengan benda-benda publik,” ajak Bupati VAP.

Lanjutnya, gunakan masker bila batuk dan pilek. Beristirahatlah di rumah jika merasa kurang sehat atau sakit.

“Bila ada keluarga yang batuk dan pilek dan sesak nafas, segera ke Puskesmas atau rumah sakit terdekat,” kata VAP.

Bupati juga mengingatkan untuk selalu mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang, perbanyak makan sayur, dan buah serta tetap menjaga kesehatan, rajin berolahraga dan istirahat yang cukup. Jangan mengkonsumsi daging yang tidak matang/mentah, menunda perjalanan ke luar negeri, dan bagi yang sudah melakukan perjalanan ke luar negeri, wajib melapor pada pemerintah atau Puskemas setempat.

“Setiap kantor pemerintah, rumah, sekolah, tempat-tempat pertemuan agar menyiapkan wadah pembersih tangan, hand sanitizer. Aktivitas, kontak langsung, bersalaman dapat diupayakan dengan cara yang lebih aman dengan tanpa mengurangi rasa hormat,” kata Bupati Minut.

Selanjutnya kata bupati, jangan menyebarkan berita atau informasi yang belum diketahui kebenarannya atau Hoaks, dan bersama-sama melakukan segala upaya untuk menangkal dan meminimalkan potensi penyebaran virus corona.

“Untuk sementara kita batasi kegiatan yang melibatkan masyarakat banyak dalam rangka menghindari kontak dan penyebaran virus corona secara masif. Tidak perlu panik dengan melakukan pembelian secara berlebihan, karena stok kebutuhan pokok dan sejenisnya di Kabupaten Minahasa Utara dalam kondisi cukup,” pesan Bupati VAP.

Bupati juga meminta peran serta tokoh agama dan tokoh masyarakat agar membantu pemerintah daerah mensosialisasikan ke masyarakat pemberitahuan dari Pemerintah.

“Bagi pimpinan agama, kepala desa, lurah serta tokoh masyarakat, agar membantu menyampaikan imbauan pemerintah ini, dalam berbagai acara sosial kemasyarakatan,” ajak bupati.

Untuk proses belajar mengajar di sekolah, kata bupati, dilaksanakan di rumah, sejak 16 Maret 2020 sampai 30 Maret 2020. Khusus untuk jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN), akan diatur dan disampaikan oleh perangkat daerah teknis masing-masing.

“Marilah kita patuhi bersama, untuk kesehatan kita bersama,” ujar bupati.

Untuk layanan informasi tentang Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), hubungi nomor hotline Provinsi Sulut 0853 4122 3577, untuk Kabupaten Minahasa Utara di nomor 0812 8300 9045.

(Budi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here