Ditpolairud Polda Sulut Nyatakan 59 Ekor Ayam Philipina Barang Bukti Penyelundupan. Indarmawan: Personel Polairud Yang Gagalkan

0
428
59 ekor ayam selundupan yang berhasil diamankan personel Ditpolairud Polda Sulut ketika transit di Mapolres Sangihe pada Selasa (04/02/2020).

TAHUNA– Direktur Polairdu Polda Sulut  Kombes Pol Edward Indarmawan SIK MH melalui Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Sulut AKBP Aidin Makadomo SH MH membantah tegas adanya berita miring terkait 59 ekor ayam Philipina yang menyudutkan jajarannya.

Dihubungi awak media, Makadomo menyatakan pihaknya di perbatasan Sangihe-Philipina sangat getol melakukan patroli terkait dengan berbagai aksi penyelundupan yang meresahkan masyarakat.

“Terkait 59 ekor ayam Philipina yang sempat diberitakan adanya pengawalan dari personel Polairud dan Mabes POLRI itu tidak memiliki bukti. Sebab yang sesungguhnya terjadi adalah sigap dari aparat Polairud dan Mabes POLRI dalam upaya pemberantas aksi penyelundupan di Sangihe”, ungkap Makadomo.

Terkait dengan aparat yang melakukan penyergapan aksi penyelundupan dan enggan memberikan konfirmasi kepada sejumlah wartawan, Makadomo menyatakan bahwa sejumlah aparat tersebut sudah bekerja dengan maksimal dan sesuai dengan SOP institusi.

“Persoalan ini terjadi karena miskomunikasi antara aparat kami di lapangan dengan teman-teman wartawan. Sebab mereka (aparat lapangan) menjalankan tugas sudah sesuai dengan SOP di institusi kami”, imbuh Makadomo sambil menyatakan bahwa Ditpolairud Polda Sulut hingga personelnya di lapangan sangat welcome dengan masyarakat apalagi teman-teman wartawan sebagai mitra kerja. Dan saat ini tersangka dan barang bukti masih di tahan untuk penyelidikan selanjutnya.

Seperti diketahui pada pemberitaan media online SulutAktual.com sempat diberitakan bahwa ada pengawalan 59 ekor ayam Fhilipin oleh aparat Mabes POLRI pada edisi Selasa (04/02/2020) akhirnya terbantahkan dan tidak ada kebenarannya dengan konfirmasi yang telah dilakukan ini.

(sam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here