Pengawasan Perairan Sangihe Mulai Lemah, 1 Lagi KIA Asal Fhilipina Diamankan PSDKP

0
122
Kapal Ikan Asing asal Fhilipina yang diamankan KDSKP terkait dengan ilegal fhising.

TAHUNA -Keberadaan perairan Sangihe yang notabene merupakan wilayah beranda terdepan NKRI paling Utara ini sangat rawan dengan berbagai aksi ilegal fhising hingga aksi penyeludunpan. Namun sangat disayangkan pengawasan yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait mulai lemah.

Buktinya Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan Perikanan (PSDKP) Tahuna kembali menangkap Kapal Ikan Asing (KIA) jenis pamboat asal Filipina yang diduga melakukan ilegal fishing di posisi riksa ZEEI Laut Sulawesi.

Kepala Stasiun PSDKP Tahuna Johanis Rio Medea menjelaskan, berdasarkan operasi Pengawasan SDKP di WPP-NRI 716 Perairan Laut Sulawesi yang dilaksanakan KP HIU 15 di bawah kendali Stasiun PSDKP Tahuna telah berhasil mengamankan 1 unit KIA Jenis Pamboat asal Filipina, Rabu (29/1/2020).

“Kapal tersebut berasal dari Saeg Calumpang Filipina
dengan nama M/BCA MARIAN ukuran 3 GT yang dinahkodai Arnil bersama 2 orang ABK-nya asal Filipina. Mereka menangkap ikan menggunakan alat
tangkap tuna handline,” ujar Medea ketika ditemui sejumlah awak media.

Diamankannya satu unit pamboat ini lanjut medea terkait dengan dokumen resmi yang tidak dimiliki baik armada maupun awaknya.

“Kami langsung mengamankan armada bersama 3 orang awak pamboat untuk proses lanjut”, imbuh Medea.

(sam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here