Dirut RSUP Prof Kandou: Pasien Tidak Ada Tanda-Tanda Coronavirus, Dikarantina untuk Pengawasan

0
1198
Kantor Administrasi RSUP Prof Kandou Manado.
MANADO-Menyikapi pemberitaan adanya kasus terduga pasien coronavirus yg sementara dirawat di RSUP Prof Kandou, Direktur Utama RSUP Prof Kandou Dr dr Jimmy Panelewen SpB-KBD menyatakan bahwa yang bersangkutan bukan warga negara China. Tapi warga negara Indonesia yang bekerja sebagai interpreter di salah satu maskapai penerbangan.
“Tindakan isolasi yang dilakukan oleh aparat kesehatan berdasarkan pada beberapa pertimbangan yakni adanya riwayat perjalanan ke lokasi terjangkit di China dan yang bersangkutan mengeluh dalam kondisi pilek,” sebutnya.
Panelewen meyakinkan bahwa, kepada yang bersangkutan tidak dikenakan kriteria tersangka. Karena pada saat pemeriksaan tidak menunjukkan adanya tanda-tanda demam dan radang paru atau pneumonia sesuai kriteria dari Kemenkes.
“Tindakan karantina atau isolasi diberlakukan untuk pengawasan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan publik untuk pencegahan penyakit,” pungkas Panelewen.
(***)
iklan-andy.jpg iklan-andy.jpg

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here