32 Perangkat Daerah Diresmikan, Gaghana Tegaskan Jangan Ada Lagi Bendahara Dinas Jadi Mafia

0
52
Bupati Sangihe ketika mengukuhkan 32 Perangkat Daerah Baru dan mengukuhkan pejabat di lingkup Pemkab Sangihe

TAHUNA– Bupati Kabupaten Sangihe, Jabes E Gaghana, SE ME meresmikan 32 perangkat daerah, sekaligus melantik pejabat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sangihe, Rabu (8/01/2020), di Papanuhung Santiago Tampungang Lawo.

Gaghana dalam sambutannya menyampaikan peresmian perangkat daerah ini, sebagai tindak lanjut dari penetapan peraturan daerah kabupaten sangihe nomor 1 tahun 2019, tentang perubahan atas peraturan daerah nomor 5 tahun 2016, mengenai pembentukan dan susunan perangkat daerah Kabupaten Kepulaun Sangihe, yang di dasari oleh peraturan perundang-undangan.

“Selaku Bupati, saya berterima kasih atas tugas dan tanggung jawab yang sudah dilaksanakan dalam evaluasi kerja selama tahun 2019, ada banyak capaian yang kita peroleh. Namun banyak juga catatan yang perlu kita perbaiki dan wajib dituntaskan,” ungkap Gaghana.

Menurut Gaghana, ada hal-hal yang menjadi kosentrasi bersama untuk perlu ditangani lebih serius dalam memaksimalkan kinerja ketika menjalani pemerintahan di tahun anggaran 2020.

“Prinsip saya, tidak boleh ada pejabat non job, kalau ada yang non job itu karena permintaan sendiri atas tingkah laku, kinerja buruk. Nantinya untuk sementara ini, akan ditampung semua sambil melihat kinerja kedepan, jadi jangan marah ketika evaluasi ada yang non job itu karena anda sendiri yang meminta. Dan nonjob bukan tidak mungkin dilakukan kalau kinerja saja jauh dari harapan”, jelas Gaghana.

Gaghana juga menegaskan bahwa dengan peraturan baru, verifikasi keuangan dengan alasan apapun menjadi tanggung jawab pimpinan OPD. Mulai tahun 2020, bendahara tidak boleh lagi bermain-main terhadap pemanfaatan keuangan apalagi mengambil kebijakan tanpa sepengetahuan pimpinan OPD

“Memang kemarin terjadi transisi, ada bendahara yang nekat, mafia, untuk melakukan hal-hal yang di luar kebutuhan, dan kedepanyan ini menjadi tanggung jawab pimpinan OPD, sehingga setiap pemanfaatan keuangan perlu ada verifikasi, agar pengalaman pahit tidak lagi terjadi lagi dan bermuara ke rana hukum”,¬† imbuhnya sambil mengajak seluruh Pimpinan OPD dan ASN di Lingkup Pemkab Sangihe, di tahun 2020 dapat lebih bersinergi, lebih maksimal dalam¬† menjalankan tugas dan tanggung jawab dalam mengapai kemajuan daerah dan masyarakat Sangihe.

(sam)

iklan-andy.jpg iklan-andy.jpg

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here