Bandara Sam Ratulangi Antisipasi Dampak Delay dan Pengalihan Penerbangan

0
208
GM Bandara Sam Ratulangi Manado Minggus ET Gandeguai membacakan amanat pada upacara pembukaan Posko Terpadu Nataru 2019/2020, Kamis (19/12/2019) pagi.
MANADO-Bandara Sam Ratulangi Manado memberi perhatian ekstra terkait adanya kemungkinan keterlambatan (delay) atau pengalihan penerbangan (divert) karena cuaca.
“Melihat cuaca saat ini yang sering turun hujan cukup deras sehingga perlu diantisipasi khususnya terkait pelayanan terhadap penumpang yang terdampak,” kata Minggus ET Gandeguai selaku General Manager Bandara Sam Ratulangi Manado, pada upacara pembukaan Posko Terpadu Natal dan Tahun Baru 2019/2020 di area lobby bandara, Kamis (19/12/2019).
Sebanyak 95 personel gabungan terlibat dalam Posko Terpadu Angkutan Udara Natal dan Tahun Baru 2019/2020 Bandara Sam Ratulangi Manado.
Selain internal PT Angkasa Pura I (Persero), personel eksternal tergabung dari Dinas Perhubungan Sulut, Kantor Otoritas Bandara Wilayah VIII Manado, Airnav Indonesia, TNI-AU Manado, TNI-AL Manado, Polsek Kawasan Bandara, BMKG, KKP, Basarnas, PT Jasindo, Airlines dan Ground Handling.
Menurut Minggus ET Gandeguai selaku General Manager Bandara Sam Ratulangi Manado, penyelenggaraan Posko Terpadu Nataru ini sebagai bentuk komitmen Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan Republik Indonesia untuk menjamin keamanan dan keselamatan, serta mengoptimalkan jasa pelayanan udara.
Minggus menyampaikan apresiasi kepada seluruh instansi terkait yang berkenan untuk meluangkan waktu dan tenaganya.
Demi melaksanakan tugas mulia dalam melayani para penumpang melalui partisipasinya dalam pelaksanaan Posko Nataru selama 18 hari, sejak 19 Desember 2019 hingga 6 Januari 2020.
“Saya berharap Posko Nataru ini dapat berjalan lancar serta bermanfaat bagi para pengguna jasa khususnya para penumpang yang akan melakukan mudik Natal dan Tahun Baru melalui Bandara Sam Ratulangi,” ujar Minggus.
Dia menambahkan, diproyeksikan selama periode posko ini akan terjadi peningkatan pergerakan penumpang sebanyak 2% atau sebesar 123.477 penumpang dibandingkan periode posko tahun lalu yang mencapai 120.191 penumpang.
Sedangkan pergerakan kargo diprediksi akan meningkat mencapai 13% atau sebesar 765 ton.
(***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here