Bupati Minsel Tetty Paruntu, Lounching Gerakan Sentuh Tanah

0
45

 

MINSEL – Dinas Pertanian Kabupaten Minsel, menggelar kegiatan Gerakan Sentuh Tanah, yang dilaksanakan di Gedung Olahraga (GOR) Minsel yang berada di Teep Amurang Barat, pada Selasa (12/11/2019)

Kegiatan tersebut dalam rangka meningkatkan produksi jagung, kesejahteraan petani serta memenuhi kebutuhan industri.

FB_IMG_15736352983411137Dihadiri oleh Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Crhistiany Eugenia Paruntu,SE, Sekda Denny Kaawoan, Pejabat jajaran Pemkab Minsel, Ketua PMI Minsel dr.Michaela Elsiana Paruntu, Forkopimda serta kelompok tani.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Tetty Paruntu mengatakan program sentuh tanah ini bertujuan untuk mengingatkan masyarakat agar senantiasa memanfaatkan lahan menjadi produktif dan menghasilkan pendapatan guna menunjang ekonomi.

“Manfaatkan lahan agar jadi produktif dan jangan biarkan menjadi lahan tidur,” kata Bupati dua periode ini.

FB_IMG_15736352821336579Selain itu Bupati juga mengatakan saat ini dalam rangka program pemberdayaan sentuh tanah Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatanl akan meningkatkan budidaya jagung untuk mengangkat hasil pendapatan dan kesejahteraan rakyat.

“Dimana dari program tersebut diberikan bantuan pupuk, benih dan uang pengganti Hari Orang Kerja, bagi kelompok tani ataupun perorangan sebagai motivasi untuk menanam jagung.” katanya

“Karena itu saya minta bantuan untuk budidaya Jagung jangan nanti dimanfaatkan untuk hura-hura atau hal yang tidak bermanfaat. Jaga kepercayaan dan mari berkomitmen mensukseskan program ini,” ucap Paruntu.

FB_IMG_15736353306728178Dia juga mengingatkan kepada petani senantiasa menjaga kualitas dan mutu jagung saat panen.

“Jaga kualitas, Jangan panen sebelum waktunya sehingga harga komoditi tidak mengecewakan. Sebab jika berkualitas akan berimbas pada harga yang menguntungkan,” tandasnya.

Sementara CEO Kenos Group Ir. Jimmy Tampi, MTh. salah satu Investor yang tertarik membangun pertanian di Minsel mengatakan saat provinsi Sulut telah mengeluarkan dana sekitar 2 triliun rupiah untuk membeli gula.

” Saya mendapatkan 20.000 hektar untuk dikelola bersama petani agar ditanami jagung dan tebu. Untuk tebu akan di upayakan pada tahun 2021, saat ini kebutuhan gula adalah mencapai 38.500 s.d 40.000 ton, “paparnya.

FB_IMG_15736356248911804Lanjutnya, pihaknya menawarkan untuk menanam jagung dan untuk hasil panen bisa memasok pada kebutuhan PT Java Convict karena saat ini perusahaan membutuhkan bahan baku jagung dalam jumlah besar.

“Saya sangat senang karena Bupati sangat responsif terkait hal tersebut dan wilayah Minsel bisa menanam jagung dengan areal tanam sampai 80.000 hektar,” Ucap Tampi.

Sedangkan Kepala Dinas Pertanian Frangky Pasla dalam laporannya mengatakan kegiatan lounching pemberdayaan masyarakat sentuh tanah bertujuan agar Petani memanfaatkan lahan tidur menjadi produktif dengan tanaman jagung.

“Dengan harapan program ini akan direspon dengan baik oleh masyarakat,” tutur Pasla.

Dikesempatam ini pula penyerahan bantuan bagi para petani, dalam rangka Budidaya Jagung.

( Andy Runtunuwu )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here