Pembangunan RS Khusus Mata Provinsi Sulut Enam Lantai Dimulai

0
245
Gubernur Olly Dondokambey membawakan sambutan pada groundbreaking RS Mata Provinsi Sulut bertepatan HUT-nya ke-58.
MANADO-Pembangunan RS Khusus Mata bertingkat enam milik Provinsi Sulawesi Utara berbanderol Rp 93,6 miliar, kiranya menjadi jawaban bagi penanganan penyakit mata di Sulawesi Utara.
Hal itu ditekankan Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat Groundbreaking (peletakan batu pertama) pembangunan RS Khusus Mata Provinsi Sulut, di Jalan WZ Yohanes Nomor 1, Kecamatan Wanea, Manado, Senin (18/11/2019).
Gubernur Sulut bersama jajaran Forkopimda Sulut menekan tombol peresmian groundbreaking pembangunan RS Khusus Mata Provinsi Sulut. (foto: Hubmas Pemprov Sulut)
Gubernur Sulut bersama jajaran Forkopimda Sulut menekan tombol peresmian groundbreaking pembangunan RS Khusus Mata Provinsi Sulut. (foto: Hubmas Pemprov Sulut)
Olly berpesan, dari target masa kerja selama 14 bulan akan mampu dituntaskan kontraktor paling cepat 7 bulan dan paling lambat 10 bulan ke depan.
Maket RS Khusus Mata Provinsi Sulut berlatar lokasi pembangunan. (Foto: Hubmas Pemprov Sulut)
Maket RS Khusus Mata Provinsi Sulut berlatar lokasi pembangunan. (Foto: Hubmas Pemprov Sulut)
“Kalau ada hambatan saya kira silahkan langsung koordinasi agar supaya hambatan-hambatan di lapangan tidak menghambat untuk pembangunan ini ke depan,” ungkap Olly.
Gubernur juga meyakini RS Khusus Mata Provinsi Sulut ini selain melayani masyarakat dari kabupaten dan kota di Sulut, juga bakal menjadi pusat rujukan dari Maluku (Ambon), Maluku Utara, maupun Gorontalo.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sulut dr Debie Kalalo MSc PH menyatakan pihaknya akan memaksimalkan instruksi Gubernur Sulut Olly Dondokambey supaya RS Khusus Mata Provinsi Sulut menjadi pusat pelayanan kesehatan mata terbaik di Indonesia Timur bagian Utara tahun 2021.
Sambutan Kadis Kesehatan Sulut dr Debie Kalalo MSc PH.
Sambutan Kadis Kesehatan Sulut dr Debie Kalalo MSc PH.
Dipaparkannya, lokasi pembangunan RS ini berada di atas lahan sertifikat HGB Nomor 31 Tahun 1984. Memiliki luas 12.040 meter persegi, bangunan akan terdiri dari dua lantai basement dan empat lantai gedung utama.
“Pembangunan gedung utama berfungsi sebagai ruang rawat inap, ICU, ruang bedah OK, ruang pre operasi, ruang post operasi, ruang OK lasik, dan poliklinik. Ada juga ruang tunggu dengan luas total 11.736 meter persegi,” imbuh Kalalo.
Ditambahkannya, jenis unggulan pelayanan di RS Khusus Mata Provinsi Sulut mencakup pemeriksaan penunjang diagnostik penyakit dengan kelainan retina, pemeriksaan penunjang diagnostik penyakit dengan kelainan mata pada anak, pemeriksaan penunjang diagnostik penyakit glaukoma, dan pemeriksaan penunjang diet penyakit infeksi pada mata.
Sementara itu, Direktur RS Mata Provinsi Sulut dr Vonny Dumingan mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi yang telah mengagendakan acara groundbreaking ini.
Turut hadir pada peletakan batu pertama tersebut, Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw, sejumlah Anggota DPRD Sulut, Sekretaris Daerah Edwin Silangen SE MS, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang, perwakilan Forkopimda Sulut, BPJS Kesehatan yang diwakili Kepala Cabang Manado dr Prabowo MKes AAK, Wakil Ketua BPMS GMIM Pdt Ventje Talumepa MTh, jajaran pejabat eselon II Pemprov Sulut, Direktur Operasional PT Hutama Karya, para konsultan, serta jajaran Dinkes Sulut.
(***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here