Kurir Sabu Antar Provinsi Diringkus Polresta Manado

0
161
Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel.

MANADO – Konferensi pers di Lobi Bharadaksa Mapolresta Manado, Kamis (24/10/2019), yang dipimpin oleh Kapolresta Manado, Kombes Pol Benny Bawensel, mengungkap jaringan narkoba antar kota, berhasil diungkap Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Manado, Jumat, (08/10/2019) lalu, di Desa Tateli, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa.

Hal tersebut diungkapkan Kapolresta Manado, dimana tersangka merupakan sindikat jaringan antar kota atau provinsi, yang sudah lama menjadi incaran polisi.

“Kasus ini memang cukup lama kita lakukan penyelidikan, dimana mereka adalah jaringan antar kota atau provinsi, barang ini (sabu) diambil di Kota Palu,” ujar Kapolresta Mamado yang didampingi Kasatresnarkoba, AKP Temmy Toni.

Tersangka berinisial, IY alias Yusuf (32), oknum warga Teling Atas Lingkungan V, Manado. Tersangka diamankan bersama barang bukti berupa satu paket plastik klip bening diduga kuat berisi sabu, seberat 6,77 gram. Barang haram tersebut disimpan tersangka di dalam deodorant Rexona warna kuning saat hendak kembali ke Manado.

Selain itu petugas juga mengamankan satu buah timbangan digital warna silver, satu buah kotak hitam tempat penyimpanan timbangan tersebut, satu buah tas ransel warna biru dan satu buah handphone.

Ditambahkan Kapolresta, tersangka ditangkap berawal ketika ia ditawarkan oleh pria berinisial A dan I untuk menjadi kurir narkoba, dengan imbalan uang Rp. 50 ribu untuk satu kali transaksi. Kemudian pada 15 Oktober, tersangka ditugaskan ke Palu, Sulawesi Tengah untuk menjemput sabu dengan imbalan Rp. 800 ribu.

“Jadi (IY) tugasnya yaitu hanya melepas sabu di suatu tempat dengan imbalan Rp. 50 ribu, saat kembali ke Manado, tersangka kemudian ditangkap oleh anggota Satresnarkoba di Tateli,” tutup Kapolresta.
(SulutAktual.com / Tirza Rompas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here