Bupati Roy Roring Hadiri Ibadah Pembukaan ‘5th Asian Christian Life-Giving Agriculture Conferece 2019’

0
34
Bupati Minahasa Roy Roring saat membawakan sambutan pada kegiatan Ibadah Pembukaan “5th Asian Christian Life-Giving Agriculture Conferece 2019 di Tondano.

MINAHASA– Bupati Minahasa Ir Royke Octavian Roring MSi dan Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Ny Dra Fenny Ch M Roring Lumanauw SIP menghadiri Ibadah Pembukaan “5th Asian Christian Life-Giving Agriculture Conferece 2019” , Kamis (10/10/2019) di GMIM Sentrum Tondano.

Kegiatan diawali dengan Ibadah yang dipimpin oleh Ketua BPMS GMIM Pdt DR Hein Arina MTh. Kegitan ini juga dihadiri oleh Presiden LGA Asia, Rev. Han Kyeong Ho.

Usai ibadah dilanjutkan dengan sambutan oleh Presiden LGA Asia, Rev. Han Kyeong Ho, yang dalam sambutannya mengatakan, bahwa dalam beberapa tahun terakhir banyak orang khawatir tentang masa depan kehidupan manusia.

“Kita tidak tahu seberapa besar dampak perubahan iklim oleh pemanasan global akan mempengaruhi kehidupan manusia. Tentu saja itu akan memiliki efek luar biasa bagi dunia pertanian,” kata Rev. Han Kyeong Ho.

Lanjutnya, dalam situasi ini bagaimana dan apa yang akan kita lakukan sebagai orang Kristen. Terutama kita, Petani Kristen dan Gereja Pedesaan harus memperhatikan bahwa LGA sangat penting bagi kehidupan kita di masa depan.

“LGA adalah tindakan yang patuh menurut ciptaan Tuhan, ” ucap Presiden LGA.

Sementara, Bupati Minahasa Roy Roring dalam sambutannya mengatakan,
Life Giving Agriculture (LGA) adalah filosofi hidup yang didasarkan pada kehidupan teologi yang merupakan proses peningkatan kehidupan yang didasarkan pada iman dan dibina dalam budaya berbagi, saling memperhatikan dan kasih.

“LGA beragam namun holistik, partisipatif, non-eksploitatif dan membangun kesetaraan gender, rasa hormat, martabat dan keadilan,” kata Bupati Roy Roring.

Lanjutnya, dalam beberapa tahun terakhir banyak orang khawatir tentang masa depan kehidupan manusia. Kita tidak tahu seberapa besar dampak perubahan iklim oleh pemanasan global akan mempengaruhi kehidupan manusia. Tentu saja itu akan memiliki efek luar biasa bagi dunia pertanian.

“Berdasarkan fakta ini, bagaimana dan apa yang akan kita lakukan sebagai orang kristen. Terutama para petani kristen dan gereja pedesaan harus memperhatikan bahwa LGA sangat penting bagi kehidupan dimasa depan,” tambah Roring.

Lanjutnya lagi, Konferensi LGA Asia 2019 yang dilaksanakan di Tondano, ibukota kabupaten Minahasa, Provinsi Sulut, menawarkan berbagai pemandangan yang memikat, dari tempat pegunungan yang indah hingga situs wisata tepi danau. Minahasa adalah kabupaten tertua di provinsi sulut. Mayoritas penduduknya beragama kristen. Minahasa juga adalah rumah bagi perkebunan cengkeh terbesar di indonesia.

“Selaku pemerintah dan masyarakat kabupaten Minahasa, tentunya kami sangat bangga karena dipercayakan menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan ini. Kegiatan ini akan menghasilkan rekomendasi-rekomendasi penting untuk dijadikan rujukan dan pedoman pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan,” tutup Bupati Roring seraya menambahkan jika hal ini seiring dengan visi bupati dan Wakil Bupati Minahasa yaitu Minahasa maju dalam ekonomi dan budaya, berdaulat adil dan sejahtera.

Turut hadie dalam kegiatan ini, mewakili Gubernur Sulut Kadis Pertanian Prov Sulut Ir. Novly Wowiling MSi, Mewakili Pangdam XIII Merdeka, Letkol J H Maramis, Mewakili Kapolda Sulut, Kapolres Tomohon AKBP Raswin B Sirait SIK SH MSi, mewakili Kajati Sulut, Plh Kejari Minahasa Fien Ering SH MH, mewakili Danlantamal VIII Manado, Letkol Renol Sandewa, mewakili Kakanwil Kemenag Provinsi Sulut, Sonya Mongkau SE, mewakili Bupati Minut, Drs Rivino Dondokambey, mewakili Walikota Tomohon, Asisten Pemerintahan dan pembangunan, Ir. Djoike Karouw MSi, mewakili Uskup Manado, Pastor Troyani Rishard kalengkongan Pr, mewakili Rektor Institut Agama Kristen Negeri Manado, DR Heldi Rogahang MTh, mewakili Rektor Unima, PR III DR Siska Kairupan, para peserta dari 8 Negara (Korea, Filipin, Thailand, Srilanka, Malaysia, India, Pakistan, Indonesia).

(Tethy Metuak)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here