IS, Terduga Pelaku Pengedar Upal ditangkap Polres Minut

0
60
Polres Minut saat menggelar jumpa pers kasus pengedaran uang palsu.

MINUT — Polres Minahasa Utara (Minut) melalui Polsek Kauditan berhasil amankan pelaku pengedar Uang palsu (Upal) Irfan Suma (IS), 53 warga Kombos Timur, Lingkungan Vll Kecamatan Singkil.

Aksinya diketahui saat salah seorang pedagang di pasar tradisional Kauditan yakni Suryani Tanggomo, mendapati uang yang pelaku IS bayarkan adalah uang palsu. Hal itu langsung dilaporkan korban ke pihak kepolisian yakni Polsek Kauditan, Jumat (13/09/2019) lalu.

Tak menunggu lama pelaku langsung diamankan anggota Polsek Kauditan dengan barang bukti uang pecahan 100 ribu dan 50 ribu dengan jumlah Rp 4.950.000, sudah tercampur dengan uang asli.

Hal ini diungkapkan dalam Press Release Polsek Kauditan, Selasa (17/09/2019) di Mapolsek Kauditan.

“Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku menjalankan aksinya di seputaran pasar tradisional Kabupaten Minut,” ungkap kapolres Minut AKBP Jefri Siagian melalui Kapolsek Kauditan Iptu Ahnad Basari S.sos yang didampingi Kasubbag Humas Polres Minut Iptu Poltje Moningkey SH

Lanjut Basari, Pelaku IS membuat uang palsu seorang diri dalam rumahnya tanpa sepengetahuan orang lain.

“Dia (Pelaku) membuat uang palsu tanpa diketahui istri dan keluarganya. Proses pembuatan uang palsu dilalukan pelaku dalam kamar rumahnya, ” ucap Basari.

Dari pengakuan Tersangka IS, pembuatan uang palsu menggunakan alat bantu berupa mesin Printer, Pewarna makanan, penggaris, pisau, minyak M3, kuas dan Kaca.

“Untuk perbuatan pelaku ini, akan dikenakan pasal 244 KUHP sub Pasal 245 KUHP dengan hukuman penjara kurang lebih 15 tahun,” kata Basari.

Sementara, Pelaku IS sendiri mengaku sangat menyesal dengan perbuatannya yang melawan hukum.

“Saya menyesal melakukan hal ini,” ucap tersangka IS yang mengaku melakukan aksi ini karna lilitan masalah ekonomi.

(marvil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here