Mahasiswa Papua di Gorontalo Gelar Aksi Damai di Kawasan Asrama OAP

0
50
Puluhan mahasiswa Papua di Gorontalo menggelar aksi damai di Kota Gorontalo. Senin, (19/8/2019).

GORONTALO – Puluhan mahasiswa asal Papua di Gorontalo menggelar demonstrasi di depan asrama mereka di Jalan Taman Hiburan, Kelurahan Wonggaditi, Kota Gorontalo, Senin (19/8/2019).

Aksi itu memrotes insiden kekerasan dan pengusiran mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya beberapa hari lalu.
Koordinator lapangan, Owen (23) mengatakan, aksi itu sebagai bentuk dukungan kepada 42 mahasiswa Papua yang diduga ditangkap di Surabaya dan protes kepada pemerintah.
Aksi itu juga mengecam intimidasi dan sikap rasisme yang dialami mahasiswa Papua di sejumlah tempat.

“Pada saat itu teman kami di asrama Orang Asli Papua (OAP) yang ada di Surabaya, mereka dilempari batu, dan dikatai kata-kata kotor. Jadi mereka tersiksa dan kami menyayangkan itu,” ungkap Owen saat di wawancarai.
Terang Owen, titik aksi mereka gelar hanya di dalam kawasan Asrama Cendrawasi IX, Provinsi Papua yang ada di Gorontalo.  Mereka tak mendapat izin dari polisi untuk berdemo di luar wilayah tersebut.
“Jadi untuk hari ini kami rakyat Papua di seluruh Indonesia melakukan aksi damai dan di Gorontalo sendiri kami lakukan di dalam kawasan asrama mahasiswa Papua,” jelasnya.

Titik aksi mereka gelar hanya di dalam kawasan Asrama Cendrawasi IX, Provinsi Papua yang ada di Gorontalo.  Mereka tak mendapat izin dari polisi untuk berdemo di luar wilayah tersebut.
Titik aksi mereka gelar hanya di dalam kawasan Asrama Cendrawasi IX, Provinsi Papua yang ada di Gorontalo.  Mereka tak mendapat izin dari polisi untuk berdemo di luar wilayah tersebut.

Tambahnya, mereka menginginkan tidak ada lagi bentuk intimidasi terhadap masyarakat Papua yang ada di seluruh penjuru Indonesia. Karena dengan kejadian itu bisa mengancam keutuhan dan kesatuan NKRI.
“Kita semua manusia, kita semua sama. Jadi tidak ada lagi rasialisme terhadap rakyat Papua,” tegas Owen.

Sumber/ banthayo.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here