Diakui BIG Indonesia. PANADA Aplikasi Cerdas Milik Pemkot Manado

0
70
Kadiskominfo Manado Erwin Kontu saat mendampingi Kepala Bapelitbangda Manado dalam Pemaparan PANADA.

BOGOR — Portal Analisis Berbasis Peta (PANADA) Pemerintah Kota (Pemkot) Manado yang menjadi terobosan dan inovasi cerdas yang dibangun oleh Walikota Manado Dr Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA bersama Wakil Walikota, Mor D Bastiaan SE, sesuai dengan visi dan misi Kota Manado menjadikan Manado sebagai Kota cerdas 2021 terus mendapat penghargaan baik dari Pemerintah Pusat lewat Kementerian, Lembaga non Pemerintah maupun Lembaga Negara .

Kali ini Aplikasi PANADA masuk 10 besar Inovasi Pemanfaatan Informasi Geospasial Nasional 2019 bersama sembilan kota besar lainnya, dari Badan Informasi Geospacial (BIG) Indonesia, sebelumnya bernama Badan Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal) yang adalah Lembaga Pemerintah non kementerian Indonesia yang bertugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang informasi geospasial menyangkut ruang kebumian menunjukan lokasi, letak dan posisi suatu objek atau kejadian yang beradah dibawah, pada, atau ukuran, dan/atau karakteristik objek alam dan/atau buatan manusia yang berada dibawah, pada, atau diatas permukaan bumi.

Kaban Bapelitbangda Kota Manado, Dr Liny Tambajong MSi mengatakan, penghargaan tersebut merupakan pengakuan dari BIG Indonesia terhadap pemerintah daerah dalam membangun dan mengembangkan pemanfaatan informasi geospasial yang inovatif.

“Kami memaparkan lagi inovasi PANADA hari ini, dihadapan Badan Informasi Geosspacial dan Tim Juri dalam bentuk Focussed Group Discussion (FGD),” ujar Kaban Bapelitbangda Kota Manado, Senin (19/8/2019) kemarin bertempat di Hotel Amaroosa Royal-Bogor, turut didampingi Kadis Kominfo Kota Manado, Erwin Kontu SH, bersama Tim dari Pemkot Manado.

Informasi geopasial (pemetaan) menjadi kebutuhan mendesak bagi pemerintah daerah mengingat perencanaan berbasic spacial (ruang dan tempat) akan menjadi lebih efektif dan efesien jika dilaksanakan dengan asas keterbukaan serta pemanfaatan.

Inovasi yang dinilai berupa pengembangan dan penerapan oleh dinas atau badan di pemerintah daerah khususnya kabupaten/kota, aplikasi yang dibangun diharapkan bermanfaat bagi peningkatan efesiensi, efektivitas dan produktifitas lembaga dalam melayani masyarakat.

(Tirsa Rompas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here