Aksi Demo Masyarakat Bolmong di DPRD Sulut, Tolak Beroperasinya Perusahan Kelapa Sawit

0
499
Aksi demo warga Lolak, Bolmong di DPRD Sulut, menolak beroperasinya PT. Anugerah Sulawesi Indah.

MANADO- Petani, mahasiswa dan masyarakat adat Bolmong menggelar aksi demo di kantor DPRD Provinsi Sulut, Rabu (14/8/2019) siang tadi, sekira pukul 13 : 20 WIT.

Demo masyarakat Bolmong ini untuk menuntut hak mereka dan kebijakan pemerintah agar menolak PT ANUGRAH SULAWESI INDAH yang mengoperasikan proyek kelapa sawit di daerah Lolak, Bolaang Mongondow (Bolmong).

Menurut pendemo yang didominasi oleh masyarakat petani Bolmong, dengan hadirnya Perusahan Kelapa Sawit ini sangat mengganggu jalannya perekonomian serta mempersempit lahan usaha pertanian milik warga.

Masyarakat pun menggelar aksi demo dan menyuarakan aspirasi guna kesejahteraan masyarakat Lolak.

Dalam tuntutannya, warga Lolak meminta agar operasional PT. Anugerah Sulawesi Indah menghentikan operasionalnya, dan Pemerintah segera mencabut izin Hak Guna Usaha perkebunan Kelapa Sawit milik PT. Anugerah Sulawesi Indah, dan menagih janji Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang pernah mengungkapkan penolakannya terhadap adanya perkebunan kelapa sawit di Provinsi Sulawesi Utara.

Aksi demo tolak kelapa sawit ini diterima oleh Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Sulut, Amir Liputo.

Menurut Liputo yang menerima para pendemo di halaman kantor DPRD Sulut, dirinya mendukung aksi menolak kelapa sawit ini dan akan menindaklanjuti tuntutan para pendemo.

“Saya mendukung gerakan tolak kelapa sawit untuk ada di Sulut. Kami sebagai wakil rakyat akan menindaklanjuti aspirasi masyarakat bolmong ini dengan mengundang dinas-dinas terkait, dan pembahasan masalah ini akan dilanjutkan ke Gubernur Sulut,” kata Liputo.

Sempat terjadi gesekan kecil antara pendemo dengan aparat keamanan, dikarenakan para pendemo memaksa masuk kedalam ruangan kantor DPRD Sulut.

Para pendemo berharap bisa bertemu langsung dengan para anggota legislatif dari daerah Pemilihan Bolmong.

Kapolsek Mapanget AKP Muhlis Suhani yang mengawal pengamanan aksi demo ini memerintahkan agar anggotanya yang ikut mengamankan demo ini bertindak persuasif.

“Gesekan sempat terjadi, namun saya perintahkan anggota untuk bersikap persuasif, hingga jalannya demo bisa aman dan terkendali,” ucap AKP Muhlis.

Usai menyampaikan aspirasinya, para pendemo akhirnya membubarkan diri setelah mendapatkan janji dari para wakil rakyat yang akan segera menindaklanjuti persoalan ini.

(Fosan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here