KKN di Wilayah Mitra, 270 Mahasiswa UKIT Disambut Bupati James Sumendap

0
28
Bupati Mitra James Sumendap saar menyambut 270 Mahasiswa UKIT yang akan melaksanakan KKN di wilayah Kabupaten Mitra.

MITRA – Pemkab Minahasa Tenggara (Mitra) menerima ratusan mahasiswa Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) yang melakukan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah Mitra. Rombongan diantar langsung oleh Rektor UKIT Prof DR Mezak Arnold Ratag beserta para dosen dan diterima oleh Bupati Mitra James Sumendap yang didamping Wakil Bupati Jocke Oscar Legi, Sekda Robby Ngongoloy, Asisten I Jani Rolos dan para kepala SKPD lainnya di aula Sport Hall Pemkab Mitra pada Kamis (18/7/2019).

Dalam sambutannya Bupati James Sumendap mengatakan, pihaknya menyambut baik kedatangan para mahasiswa itu untuk melakukan pengabdian diri di kehidupan bermasyarakat Mitra. Ia berharap kaum milenial itu bisa belajar dari tata pemerintahan Mitra yang banyak menjadi inspirasi penyelenggaraan ‘good and clean government’ di Sulut. Seperti di antaranya pelopor ramah lingkungan dengan menggunakan botol air minum / thumbler dalam kegiatan pemerintah, untuk mengurangi sampah plastik. Serta pelaksanaan E-Government, yang menggunakan kecanggihan teknologi informasi dalam pelayanan pemerintah bagi kepentingan warganya. Hal ini membawa peningkatan efisiensi dan kemudahan serta transparansi layanan pemerintah.

“Adik-adik mahasiswa nanti saat berumur 40 tahun, itu kita ada di masa Indonesia Emas (usia 100 tahun Indonesia) . Anda akan menjadi generasi emas yang luar biasa, yang menguasai teknologi dan terampil dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat. Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah bagaimana belajar mengambil ilmu di masyarakat. Belajar bermasyarakat. Saya tidak ijinkan adik-adik mahasiswa membangun proyek fisik di Mitra, karena itu tugas kami sebagai pemerintah. Selama Anda di Mitra, tidak akan saya ijinkan dikenakan biaya satu rupiahpun. Yang penting kalian lakukan tugas pengabdian di masyarakat dengan baik,” ungkap JS disambut meriah tepuk tangan dan sorak para mahasiswa yang hadir.

Bupati JS juga menjanjikan wisata keliling Kabupaten Mitra bagi para mahasiswa KKN UKIT itu, dimana biaya akan ditanggung dari Pemkab Mitra. “Syaratnya cuma satu. Kehadiran adik-adik mahasiswa harus bagus saat menjalani KKN di Mitra. Kalian datang ke sini belajar soal kehidupan di masyarakat,” ungkap JS kembali disambut riuh girang para mahasiswa.

Sementara itu Rektor UKIT Prof DR Mezak Arnold Ratag mengungkapkan apresiasinya kepada Pemkab Mitra yang bersedia menjadi tuan rumah kegiatan para calon akademisi itu. Menurutnya, Pemkab Mitra merupakan contoh yang baik dalam penyelenggaraan pemerintahannya. Ditambah kepala daerah itu merupakan alumnus jebolan UKIT yang telah berhasil membawa nama harum UKIT dengan menduduki kursi pemerintahan sebagai orang nomor satu di Mitra.

“Ada 270 orang mahasiswa UKIT menjalani KKN di Minahasa Tenggara. Para mahasiswa akan belajar bagaimana tata kelola pemerintahan yang baik, dan bagaimana belajar dari kehidupan di masyarakat. Saya sangat berharap mahasiswa dapat belajar dengan baik. Mohon banyak pengarahan dari jajaran pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara kepada mahasiswa kami. Seperti kita tahu Pak Bupati adalah alumni dari UKIT yang sangat kita banggakan. Beliau termasuk yang berupaya supaya (manajemen) UKIT boleh berjalan sesuai dengan jalur yang benar. Kami bersyukur Pak Bupati bersedia jadi tuan rumah di kegiatan KKN UKIT,” tandasnya.

Puncak acara itu, Rektor UKIT menyerahkan Pataka bendera lambang UKIT kepada Bupati James Sumendap sebagai tanda simbolik dimulainya KKN UKIT tahun 2019 di Tanah Patokan Esa, Minahasa Tenggara.

(Thety Metuak)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here