Diduga Hendak Cabuli Dua Bocah Perempuan, Pemuda ini Digiring ke Polsek Malalayang

0
131
Tersangka berinisial F (20), pendatang asal Makassar, Sulawesi Selatan, diamankan di Polsek Malalayang.

MANADO – Seorang pemuda berinisial F (20), pendatang asal Makassar, Sulawesi Selatan yang sehari-hari tinggal di kompleks Terminal Malalayang, diamankan personel Polsek Malalayang, Minggu (14/07/2019), sekitar pukul 15.30 WITA.

Pasalnya, F diduga hendak mencabuli dua anak perempuan berumur 11 tahun, sebut saja Mawar dan Melati (keduanya nama samaran), beberapa waktu sebelumnya.

Saksi, seorang pengojek, Zulkarnain Lasarudin (32) mengatakan, saat itu melintas dan melihat salah seorang korban menangis, di depan lorong (gang) menuju Masjid Asmaul Husna.

Korban lalu ditanya, mengapa menangis?. Dengan polos korban menuturkan, ia bersama temannya akan dicabuli oleh seorang pria tak dikenal, disebuah rumah kosong di sekitar Terminal Malalayang.

Saksi kemudian mendatangi rumah kosong tersebut dan memanggil pelaku berulang-ulang, hingga akhirnya menampakkan batang hidungnya. Pelaku lalu dibonceng saksi menuju rumah Kepala Lingkungan (Pala) setempat, Gustin Bawendu, yang tak jauh dari lokasi kejadian.

Pala saat itu sedang berbincang dengan warga, di pangkalan ojek. Kemudian diberitahu oleh saksi bahwa ia membawa pelaku percobaan pencabulan. Mendengar hal tersebut, warga langsung geram dan hendak mengeroyok pelaku, namun berhasil dicegah oleh Pala dan saksi.

Hal ini kemudian dilaporkan ke Mapolsek Malalayang. Tak berselang lama, Ka SPK C, Aiptu Ferry Tutu bersama anggota tiba, kemudian membawa pelaku ke Mapolsek.

Diperoleh informasi lebih lanjut, awalnya pelaku bertemu dengan kedua korban di depan Pasar Karombasan. Keduanya lalu diajak pelaku menaiki angkutan umum menuju Pantai Malalayang, dengan alasan kedua orang tua mereka telah menunggu di sana.

Dengan lugunya, kedua bocah tersebut menuruti ajakan pelaku. Tiba di kawasan pantai, pelaku membelikan keduanya gorengan dan air minum mineral. Setelah itu keduanya diajak menuju sebuah rumah kosong, di sekitar Terminal Malalayang.

Di rumah kosong tersebut, pelaku memaksa kedua korban untuk minum bir dan menghisap rokok, namun ditolak oleh keduanya. Pelaku kemudian memeluk Melati dari belakang, menidurkannya di lantai dan membuka celana dalamnya.

Korban yang ketakutan, sontak menangis dan menepis tangan pelaku berkali-kali untuk mencegah pelaku berbuat lebih nekad. Melihat hal ini, Mawar langsung berlari sambil menangis dan berteriak minta tolong, hingga akhirnya diselamatkan oleh saksi.

Aiptu Ferry Tutu berdasarkan keterangan pelaku menerangkan, pelaku sempat menjanjikan akan memberikan handphone, sepedamotor dan uang Rp 1 juta kepada korban. “Pelaku telah diamankan di Mapolsek Malalayang untuk diperiksa lebih lanjut,” pungkasnya.

(Humas Polsek Malalayang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here