‘Cerdas Command Center’ Room, Jadi Alasan Rombongan Diklat PIM III Provinsi Papua Pilih Benchmarking ke Kota Manado

0
40
Kepala Bidang Kepamongprajaan Kepemimpinan dan Pra-jabatan BPSDM Provinsi Papua Johana Nap.

MANADO–  Kota Manado menjadi pilihan peserta Diklat PIM III angkatan I Pemerintah Provinsi Papua yang terdiri dari beberapa utusan dari 28 Kabupaten dan 1 kota di Provinsi Papua. Kehebatan Cerdas Command Center (C3) milik Pemkot Manado menjadi alasan kuat, kenapa sampai pilihan untuk melakukan benchmarking jatuh pada Kota Manado.

Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Kepamongprajaan Kepemimpinan dan Pra-jabatan  BPSDM Provinsi Papua Johana Nap, yang juga bertindak sebagai Ketua Rombongan, kepada awak media sesaat ditemui usai tatap muka dengan jajaran Pemkot Manado yang dipimpin Sekretaris Daerah Micler Lakat di ruang Tolu, Pemkot Manado, Rabu (19/6/2019) kemarin.

“Ketenaran ruang C3 milik Pemkot Manado sudah menjadi buah bibir, dan ramai dibicarakan di Provinsi Papua tentang kehebatannya. Ditambah lagi, Pemprov Papua ingin membuat Command Center. Jadi, pilihan untuk kunjungan ke Kota Manado sudah tepat,” kata Johana membeberkan alasan dipilihnya Kota Manado sebagai tempat kunjungan mereka.

Lanjutnya, Cerdas Command Center milik Pemkot Manado sangat terkenal, karena banyak inovasi didalamnya. Bahkan sudah mendapatkan pengakuan dunia dengan meraih juara dunia.

“Kami ingin meniru C3 milik Pemkot Manado. Kami sangat terkesan, bahkan jatuh hati akan kecanggihan ruang C3 milik Pemkot Manado. Makanya, pilihan untuk belajar ke Kota Manado sudahlah sangat tepat,” tutup Johana Nap.

Sekda Lakat dalam sambutannya memberikan apresiasi dan menyambut baik atas kunjungan tersebut, sekaligus merupakan kesempatan mengenalkan kota Manado.

“Saya berharap, dengan kunjungan tersebut, Perangkat Daerah yang menjadi Lokus dapat menyiapkan data demi kelancaran dan suksesnya peserta Diklat dalam menyusun laporan benchmarking,” kata Sekda Lakat.

Tak lupa juga Sekda meminta agar para Perangkat Daerah ikut memberikan support dalam bentuk penyiapan data agar supaya bisa saling bersinergi, lebih mudah dan lebih cepat selesai.

“Dan kepada para peserta Diklat untuk bisa memanfaatkan waktu sebaik mungkin dalam kunjungan ke Manado sehingga bisa membuahkan hasil yang baik serta bisa memacu kinerja pemerintahan daerah asal para peserta,” tutup Lakat.

Sementara, Kepala Bidang Kepamongprajaan Kepemimpinan dan Pra-jabatan  BPSDM Provinsi Papua Johana Nap, yang juga sebagai ketua rombongan mengatakan pemilihan Kota Manado sebagai tempat melakukan benchmarking ini adalah dikarenakan Kota Manado mempunyai banyak inovasi yang kedepannya bisa untuk diimplementasikan di Provinsi Papua.

“Kami memilih Kota Manado sebagai tempat untuk melakukan benchmarking dikarenakan Pemkot Manado punya banyak inovasi yang belum pernah dilaksanakan di Provinsi Papua,” kata Johana.

Oleh karenanya, dia pun berharap agar nantinya bisa menyusun laporan benchmarking oleh tiap-tiap kelompok yang sudah dibentuk sehingga bisa menambah referensi dalam penulisan proyek perubahan yang akan dilakukan, demi kemajuan Provinsi Papua nantinya.

(Tirsa Rompas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here