PT Pelni Berulah, Tuding Pelabuhan Matutuang ‘Bermasalah’

0
298
Kepala Kantor Unit Penyelenggaran Pelabuhan (UPP) Kelas II Tahuna Mocodompis Muhaling SIP.

TAHUNA- Mencuatnya kegerahan masyarakat Kampung Matutuang Kecamatan Marore terkait dengan ulah PT Pelni dalam hal ini KM Sabuk Nusantara 69, yang enggan merapat ke Pelabuhan Matutuang dengan alasan pelabuhan terlalu kecil, akhirnya ditanggapi secara serius oleh Kepala Kantor Unit Penyelenggaran Pelabuhan (UPP) Kelas II Tahuna Mocodompis Muhaling SIP.

Ditemui sejumlah awak media Muhaling mengatakan  akan segera mengambil langkah cepat dengan pemberitahuan ke pemerintah pusat.

“Keluhan masyarakat Matutuang nanti kami akan konsultasikan ke pusat,  dan kami akan memanggil pihak kapal sabuk Nusantara 69 mendengar apa masalah yang dihadapai mereka sehingga tidak bisa merapat,” ungkap Muhaling.

Muhaling juga menambahkan kalau dermaga sebelum dibangun suda ada ambang batas disaat air naik dan turun kapal tetap bisa merapat dipelabuhan.

“Jadi kalau masalah kapal akan kandas saya kira sebelum dibangun dermaga suda diperkirakan ambang batas air turun sehingga kapal tidak mungkin kandas karena batas maksimal dermaga ketika air turun itu 5 meter” jelasnya.

Terkait rencana penambahan pelabuhan itu tergantung tim survei, apaka memang perlu pembangunan baru atau hanya renovasi dan pengerukan.

“Kalau untuk pembangunan dermaga itu tergantung tim survei dari pusat yang akan melakukan survei di tiga pelabuhan perbatasan, apaka keputusanya memang harus membangun dermaga baru atau hanya pengerukan untuk menambah kedalaman,” tutup Muhaling.

(sam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here