BNNP Sulut Perkuat P4GN di Lingkup Instansi Pemprov

0
117

MANADO-Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Utara mengadakan workshop instansi pemerintah untuk menguatkan P4GN (Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba).

Kepala BNNP Sulut Brigjen Pol Utomo Heru Cahyono MSi menyebut, bahaya narkoba adalah yang terbesar dihadapi Bangsa Indonesia selain korupsi dan terorisme.

“Dengan tingkat kematian 30 orang per hari,” ujar Cahyono, ketika membuka workshop tersebut di Hotel Peninsula Manado, Jumat (14/6/2019).

IMG_20190618_074725

Di Sulawesi Utara, kata Cahyono, peringkat prevalensi ancamannya sudah mencapai 1,71 persen.

Sehingga menduduki peringkat 15 pada tahun 2017 lalu, lebih baik dibanding tahun sebelumnya di peringkat 5 nasional.

Kini, sesuai Inpres 2016, Presiden Jokowi sudah menyatakan perang terhadap narkoba. “Untuk itu, perlu aksi yang lebih gila, lebih berani, terkoordinasi dan cepat,” tandas Cahyono.

Diketahui, kegiatan yang diinisiasi oleh Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNP Sulut tersebut, diikuti oleh 24 peserta dari berbagai perangkat daerah di Pemprov Sulut.

Para narasumber di antaranya, Brigjen Pol Drs Utomo Heru Cahyono MSi, dr Reinne Greyci Wowiling MARS, Sam G Repy, dan Terry Tikoalu SSos.

(*/Redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here