Curi HP, Petugas PLN Gadungan ini Dilumpuhkan Timsus Tarsius Polres Bitung

0
102
Tersangka (SI), ditangkap Timsus Tarsius Wilayah Timur Polres Bitung.

BITUNG – Kelicikan yang dimiliki SI untuk melancarkan aksi pencurian, boleh dibilang luar biasa. Betapa tidak, selain mengaku sebagai petugas PLN, pria tersebut juga mengaku sebagai ahli pengobatan.

Akibat perbuatannya, SI ditangkap Timsus Tarsius Wilayah Timur Polres Bitung, dipimpin Ipda Tuegeh Darus, Sabtu (15/06/2019), siang, di wilayah Maesa, Kota Bitung. Tersangka ditangkap berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/118/VI/2019/Sulut/Sek-Maesa, tanggal 11 Juni 2019.

Kronologisnya, tersangka beraksi pada Jum’at (10/05/2019), di Lorong 8 Madidir Unet, Madidir. Tersangka mendatangi rumah seorang warga setempat dan mengaku sebagai petugas PLN Kota Bitung.

Korbanpun terpedaya dengan akal bulus tersangka dan mengizinkannya untuk memeriksa meteran listrik. Tersangka lalu berpura-pura memeriksa meteran listrik, sambil memantau situasi.

Naas, korban bercerita bahwa anaknya baru saja digigit anjing. Mendengar hal tersebut, tersangka langsung mengaku bisa mengobati orang yang digigit anjing. Lagi-lagi korban percaya dan meminta tersangka untuk mengobati anaknya.

Tersangka lalu meminta korban untuk membeli madu sebagai penawar bisa atau racun. Korban langsung membeli madu disebuah minimarket tak jauh dari rumahnya.

Saat kembali, tersangka menyuruh seisi rumah untuk masuk ke kamar mandi, sambil memberikan kitab suci yang harus dibaca disertai doa. Ketika korban dan keluarganya khusyuk berdoa, tersangka menutup pintu kamar mandi rapat-rapat.

Barang bukti berupa 1 unit sepedamotor Suzuki Satria FU, 1 kunci kontak, 1 hp Asus, 1 hp Samsung dan 1 tab Lennovo.
Barang bukti berupa 1 unit sepedamotor Suzuki Satria FU, 1 kunci kontak, 1 hp Asus, 1 hp Samsung dan 1 tab Lennovo.

Tersangka bergegas masuk ke rumah korban dan mencari barang-barang berharga yang bisa digasak. Akhirnya tersangka mencuri 1 buah handphone (hp) merek Oppo, 1 hp merek Asus dan 1 tab merek Lennovo milik korban. Usai beraksi, tersangka langsung melarikan diri.

Pada Rabu (12/06/2019), tersangka menggunakan salah satu hp milik korban yang kebetulan masih terbuka aplikasi media sosial Facebook. Tersangka lalu memposting foto tak senonoh disalah satu group Facebook yang diikuti korban.

Sontak anggota group pun terkejut, lalu memberitahukan hal tersebut kepada korban. Korban menjelaskan bahwa hp-nya telah dicuri, dan foto tersebut diposting oleh orang lain/pencuri. Korban kemudian melaporkan kejadian ke pihak kepolisian, yang akhirnya bisa terungkap.

Kapolsek Maesa, Kompol Robert Ulenaung mengatakan, tim juga berhasil menyita sejumlah barang bukti. “Kami menyita barang bukti berupa 1 unit sepedamotor Suzuki Satria FU, 1 kunci kontak, 1 hp Asus, 1 hp Samsung dan 1 tab Lennovo,” jelasnya.

Tersangka, lanjut Kapolsek, sudah beberapa kali mencuri, dan pernah mendekam di Lapas Bitung atas kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur. “Tersangka terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena berusaha melawan dan melarikan diri saat akan ditangkap petugas,” tambahnya.

Tersangka beserta barang bukti kini telah diamankan di Mapolsek Maesa untuk diperiksa lebih lanjut. “Tersangka dijerat Pasal 363 ayat (1) ke 1e Sub Pasal 362 KUHP,” tandas Kapolsek.

(Humas Polres Bitung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here