Mayat Dibakar Untuk Hilangkan Jejak, Korban Dibakar 4 Kali dengan Ban Truk Curian

0
1193
TKP penemuan tengkorak manusia habis dibakar.

MOJOKERTO – Untuk menghilangkan jejak, korban pembunuhan yang diduga SR (55), seorang perempuan asal Buduran, Kabupaten Sidoarjo dibakar. Terduga pelaku menantu tega membakar korban hingga empat kali menggunakan ban truk hasil curian.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Muhammad Solikhin Fery mengatakan, jasad korban dibakar menggunakan dua ban truk. “Ban itu dicuri pelaku dari gubuk milik warga yang jaraknya sekitar 50 meter dari lokasi pembakaran,” ungkapnya, Jumat (14/6/2019).

Terungkapnya kasus ini juga dikuatkan dari enam saksi yang sudah dimintai keterangan. Bahkan mereka mengaku, sebulan lalu, mereka sempat bertemu dengan terduga pelaku. Pasalnya, mobil Toyota Avanza warna hitam yang membawa korban terpelosok lumpur usai membuang dan membakar korban.

“Dari BAP, para pelaku juga mengakui perbuatan mereka. Pelaku utama sekaligus eksekutor adalah WY yang merupakan menantu korban. Dua lain teman WY, yakni ML dan LM. dua pelaku lainnya diketahui hanya berperan membantu WY,” katanya.

Hasil penyelidikan diketahui para pelaku membakar korban hingga empat kali. Hal tersebut dilakukan tak lain menjadi upaya pelaku menghilangkan barang bukti. Tak heran, jika di Tempat Kejadian Perkara (TKP) petugas hanya menemukan tengkorak dan serpihan tulang di atas abu sisa pembakaran ban saja.

“Eksekusinya dilakukan WY menggunakan seutas tali di dalam mobil Toyota Avanza warna hitam yang ditumpangi WY dan korban. Dalam proses pembakaran ini, dua pelaku (ML dan LM) mulai ikut berperan. Pelaku membakar jasad korban hingga empat kali secara bertahap,” jelasnya.

Pembakaran jasad korban, lanjut Kasat, dengan mengunakan empat ban bekas. Dua ban truck dan dua ban motor. Ban tersebut dicuri dari sebuah gubuk tak jauh dari lokasi. Meski sudah meringkus tiga terduga pelaku, namun hasil tes DNA korban belum selesai.

Sumber/ beritajatim.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here