Expo Akreditasi Bergulir, 16 Pokja Wajib Dikuasai Pegawai RSUP Kandou

0
1549
Dirut Dr dr Jimmy Panelewen SpB-KBD (kiri) didampingi Ketua Clinical Research Unit Dr dr Eko Prasetyo SpBS (duduk kedua kiri), dan Kabid Pelayanan Medik dr Hanry Takasenseran (berdiri ketiga kanan), menyimak pemaparan Ketua Pokja KKS Irwan Kawulusan SH (kedua kanan) yang juga Kabag Pendidikan dan Penelitian.
MANADO-Expo Akreditasi mulai bergulir di RSUP Kandou, Rabu (12/6/2019).
Kegiatan menyambut SNARS (Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit) Edisi 1 Internasional dan SNARS Paripurna, akan berlangsung hingga Jumat (14/6/2019) nanti.
Menurut Direktur Utama RSUP Kandou Dr dr Jimmy Panelewen SpB-KBD, fase ini bertujuan me-refresh pemahaman setiap pegawai tentang seluruh elemen dan standar akreditasi.
“Ini juga bentuk mapping oleh tim akreditasi terhadap hal-hal yang mungkin terlangkahi selama sosialisasi sebelumnya menyangkut SNARS Edisi 1 Internasional,” tutur Panelewen.
Selama proses interaksi berbentuk tanya jawab antara pegawai dengan masing-masing kelompok kerja (Pokja), Panelewen berharap akan berdampak baik pada proses akreditasi nantinya.
Dirut Dr dr Jimmy Panelewen SpB-KBD bersama Direktur Keuangan dan Administrasi Umum Dewi Anggraini SE MM (duduk kedua kanan) berdiskusi bersama Pokja MIRM.
Dirut Dr dr Jimmy Panelewen SpB-KBD bersama Direktur Keuangan dan Administrasi Umum Dewi Anggraini SE MM (duduk kedua kanan) berdiskusi bersama Pokja MIRM.
Panelewen juga meyakini tahapan akreditasi SNARS Edisi 1 Internasional dan SNARS Paripurna akan mampu dilewati dengan keberhasilan.
“Karena kita memulainya bukan dari titik nol lagi,” pungkas Panelewen, sembari mengapresiasi setiap Pokja dalam menampilkan stand untuk mempermudah para pegawai.
Pantauan selama pelaksanaan expo, kali ini diikuti 16 kelompok kerja. Di antaranya, Sasaran Keselamatan Pasien (SKP), Akses ke Rumah Sakit dan Kontinuitas Pelayanan (ARK), Hak Pasien dan Keluarga (HPK), juga Asesmen Pasien (AP).
Adapula Pokja Pelayanan Asuhan Pasien (PAP), Pelayanan Anestesi Bedah (PAB), Pelayanan Kefarmasian dan Penggunaan Obat (PKPO), serta Manajemen Komunikasi dan Edukasi (MKE).
Kemudian Pokja Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Tata Kelola Rumah Sakit (TKRS), juga Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK).
Direktur Medik dan Keperawatan dr Celestinus Munthe SpKJ MKes (paling kanan) bersama dr Armenius Sondakh SpTHT-KL memantau pelaksanaan expo akreditasi.
Direktur Medik dan Keperawatan dr Celestinus Munthe SpKJ MKes (paling kanan) bersama dr Armenius Sondakh SpTHT-KL memantau pelaksanaan expo akreditasi.
Selanjutnya Pokja Kewenangan Kompetensi Staf (KKS), Manajemen Informasi dan Rekam Medis (MIRM), serta Integrasi Pendidikan Kesehatan dalam Pelayanan Rumah Sakit (IPKP).
Khusus Pokja Program Nasional (Prognas) terdiri dari lima sasaran.
Pertama, penurunan angka kematian ibu dan bayi dan peningkatan kesehatan ibu dan bayi.
Kedua, penurunan angka kesakitan HIV/AIDS. Ketiga, penurunan angka kesakitan tuberkulosis.
Keempat, pengendalian resistensi antimikroba. Kelima, pelayanan geriatri.
(harry)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here