Isu Biksu Gadungan di Kampanye Prabowo – Sandiaga, TKN: Kampanye Sandiwara

0
265
foto diduga biksu gadungan yang hadiri kampanye Prabowo di GBK.

Arya menilai ada ‘pemaksaan’ yang dilakukan kubu Prabowo – Sandiaga agar terlihat mengedepankan toleransi dalam kampanye akbar tersebut.

Jakarta, – Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo atau Jokowi – Maruf Amin, Arya Sinulingga mengomentari beredarnya kabar biksu gadungan saat kampanye akbar Capres – Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Minggu (7/4/2019).

Juru Bicara TKN Jokowi - Ma'ruf Amin, Arya Sinulingga.
Juru Bicara TKN Jokowi – Ma’ruf Amin, Arya Sinulingga.

Jika terbukti gadungan, Arya menilai kubu Prabowo – Sandiaga hanya menjalankan sandiwara dalam Pilpres 2019. Arya menganggap temuan dari para warganet tersebut sebagai hal yang lucu.

Hal itu lantaran, Arya menilai ada ‘pemaksaan’ yang dilakukan kubu Prabowo – Sandiaga agar terlihat mengedepankan toleransi dalam kampanye akbar tersebut.

Ya kalau memang benar gadungan, lucu gitu seakan-akan memang ada dukungan dari agama-agama lain dipaksakan sampai ada biksu gadungan,” kata Arya saat dihubungi Suara.com, Selasa (9/4/2019).

Tidak ambil pusing, Arya mengungkapkan jika memang pengadaan perwakilan masyarakat lintas agama saat kampanye akbar hanya sebuah settingan, maka kubu Prabowo – Sandiaga telah melahirkan sandiwara baru. Terlebih Arya menilai kalau kampanye Prabowo – Sandiaga hanyalah sebatas sandiwara.

Yang kita tahu banyak sekali sandiwara yang dibuat ya. Jangan-jangan kampanye ini semua kampanye sandiwara yang dilakukan mereka,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, media sosial dihebohkan dengan beredarnya foto dua orang biksu yang menghadiri acara kampanye akbar Capres – Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno di Gelora Bung Karno, Jakarta pada Minggu (7/4/2019) akhir pekan lalu.

Biksu yang hadir dalam acara itu disebut-sebut sebagai biksu gadungan. Foto itu diunggah melalui akun Twitter @yusuf_dumdum.

Akun itu menyebut bahwa biksu yang hadir dalam acara kampanye akbar ternyata bukanlah biksu.

Tipu-tipu lagi, ternyata bukan biksu, biar dianggap toleran,” tulis akun itu seperti dikutip Suara.com, Senin (8/4/2019).

Sumber/ Suara.com

iklan-andy.jpg iklan-andy.jpg

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here