Sriwijaya Air Targetkan 40.000 Penumpang Rute China-Manado

0
118
MANADO-PT Sriwijaya Air menargetkan sebanyak 40.000 penumpang dari China ke Manado pada tahun 2019.
Pernyataan itu diutarakan Direktur Niaga PT Sriwijaya Air Yoseph Tendean pada acara Inagurasi PT Sriwijaya Air menyambut penerbangan perdana Nanning (China) – Manado, Selasa (3/4/2019) malam.
Optimisme PT Sriwijaya Air karena mereka telah melayani beberapa rute seperti Hangzhou-Manado dan Nanning-Manado.
Hal tersebut disambut baik Pemerintah Provinsi Sulut dengan program dan terobosan besarnya membuka Gerbang Asia Pasifik.
Gubernur Sulut Olly Dondokambey melalui Kepala Dinas Perhubungan DR Linda D Watania MM MSi mengatakan, pemerintah berterima kasih dan mengapresiasi PT Sriwijaya Air serta seluruh pihak yang telah membantu Sulut.
“Tentunya dalam mengembangkan sayap di rute-rute penerbangan internasional, sehingga semakin kuat di sektor pariwisata,” tutur Watania.
Kadishub Sulut DR Linda Watania MM MSi mewakili Gubernur Olly Dondokambey pada acara inagurasi PT Sriwijaya Air.
Kadishub Sulut DR Linda Watania MM MSi mewakili Gubernur Olly Dondokambey pada acara inagurasi PT Sriwijaya Air.
Minggus E.T Gandeguai selaku General Manager Bandara Sam Ratulangi Manado menyampaikan, masuknya Sriwijaya Air dengan rute internasional dari China ini, semakin menambah geliat peningkatan angka kunjungan wisatawan mancanegara yang masuk Sulawesi Utara melalui Bandara Sam Ratulangi Manado.
“Kami selaku pengelola bandara, akan senantiasa mendukung program pariwisata pemerintah melalui kesiapan infrastruktur bandara. Ditambah saat ini Bandara Sam Ratulangi Manado telah beroperasi 24 jam,” ungkap Minggus.
Dubes RI untuk China dan Mongolia, Djouhari Oratmangun (keempat kiri) bersama pimpinan PT Sriwijaya Air dan pejabat di Nanning, China.(foto: istimewa)
Dubes RI untuk China dan Mongolia, Djouhari Oratmangun (keempat kiri) bersama pimpinan PT Sriwijaya Air dan pejabat di Nanning, China.(foto: istimewa)
Sementara itu, Drs Vinsensius Jemadu MBA menerangkan, pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata berkomitmen untuk mendukung segala bentuk program pemerintah provinsi, kota, maupun kabupaten dalam pengembangan sektor pariwisata.
Vinsensius berharap, dibukanya penerbangan internasional Sriwijaya Air dapat diikuti dengan maskapai lainnya.
“Beberapa kali saya kunjungi kedutaan Tiongkok, di sana saya selalu mendapat sambutan baik saat dilakukan pembahasan terkait Sulawesi Utara. Oleh karenanya, mari kita sambut momen ini, di mana Sulawesi Utara telah menjadi salah satu destinasi yang dituju oleh para turis mancanegara,” ujar Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Regional I Kementerian Pariwisata ini.
(harry)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here