RSUP Ratatotok Buyat Terapkan Wilayah Bebas Korupsi

0
369
Para pegawai RSUP Ratatotok Buyat menyimak pemaparan salah satu narasumber didampingi Ketua Tim UPG/WBK dr Merky Rundengan (paling kanan).
MITRA-Langkah Direksi RSUP Ratatotok Buyat mewujudkan institusi bebas korupsi diapresiasi banyak pihak. Masyarakat berharap, upaya ini bakal diikuti seluruh jajaran pemerintahan.
Direktur RSUP Ratatotok Buyat dr Femi Langi MMKes melalui Ketua Tim Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) / Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dr Merki Rundengan MKM menjelaskan, pihaknya berkomitmen mewujudkan pelayanan publik yang bersih dan melayani, akuntabilitas dalam setiap kegiatan, dan ikut mendukung pemberantasan korupsi termasuk pengendalian gratifikasi.
“Direktur bersama tim tak henti mengajak para pegawai supaya menyadari bahwa uang hasil korupsi bukanlah rezeki,” tutur Rundengan yang sehari-hari menjabat Kepala Bidang Pelayanan.
Ketua Tim dr Merki Rundengan (kedua kiri) bersama tim di sela gelaran expo di ruang akreditasi RSUP Ratatotok Buyat.
Ketua Tim dr Merki Rundengan (kedua kiri) bersama tim di sela gelaran expo di ruang akreditasi RSUP Ratatotok Buyat.
Gelaran Expo UPG / WBK pada 27-28 Maret 2019 lalu, lanjutnya, ingin memantapkan dan menyosialisasikan berbagai hal. Di dalamnya persiapan RSUP Ratatotok Buyat yang dipilih mengikuti penilaian satuan kerja WBK.
“Terutama implementasi tentang pengendalian gratifikasi, pengaduan masyarakat dan Whistle Blowing System, juga Conflict of Interest (benturan kepentingan),” tandas Rundengan, didampingi Sekretaris Wahyu Eko Ardyanto Amd Gz.
Salah satu narasumber menyajikan materi tentang UPG/WBK.
Salah satu narasumber menyajikan materi tentang UPG/WBK.
Sebanyak 97 persen pegawai RSUP Ratatotok Buyat yang merupakan milik Kementerian Kesehatan RI ini, ikut pada expo tersebut.
“Mereka dibekali materi terkait enam indikator pengungkit. Masing-masing, manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sumber daya manusia, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik,” pungkasnya.
Dalam expo tersebut, juga dilakukan penandatanganan pakta integritas bagi CPNS Tahun 2019, Pegawai Kontrak Baru, dan Dokter Spesialis program WKDS.
(harry)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here