Mahasiswi Hina Polisi Dengan Sebutan Anjing, Saat Ditangkap Langsung Lemas dan Mengaku Menyesal

0
20597
Febi saat berada di Polda Sultra.

Serba-Serbi, – Seorang mahasiswi bernama Febi Rahmayana di Sulawesi Tenggara (Sultra) harus berurusan dengan kepolisian karena mengunggah status yang memojokkan polisi.

Status tersebut dia unggah di Story WhatsApp pribadinya, dan kemudian viral di berbagai media sosial setelah banyak yang mensharenya ulang di berbagai media sosial.

Status yang dituliskan Febi Rahmayana adalah kalimat yang bernada ujaran kebencian terhadap kepolisian Polda Sulawesi Tenggara.

Kalimat tersebut disematkan sebagai caption dalam video saat kendaraan dari Polda Sulawesi Tenggara tengah melintas seusai mengamkan demo mahasiswa.

Saat melintas memang tampak seorang polisi mencoba menutup jalan supaya truk-truk polisi tersebut melintas dengan lancar.

Para anjing-anjing negara sudah mempersiapkan diri untuk melindungi majikannya di dalam istana,” tulisnya dalam caption videonya.

d52149eb192c42aec93d0dae8c5cad1d-480x480

Postingan ini pun seketika heboh di berbagai media sosial, beragam komentar netizen bermunculan, rata-rata yang memberikan komentar mengecam tindakan Febi.

Atas peristiwa ini Polda Sultra pun bertindak dengan mengamankan mahasiswi yang menghina polisi tersebut. Saat di kantor polisi, Febi pun mengaku salah dan meminta maaf.

Permintaan maaf Febi Rahmayana secara terbuka tersebut dibuat dalam bentuk video.

Ia mengakui dan meminta maaf kepada sejuruh jajaran institusi Kepolisian RI, Polda Sultra dan kepada pihak-pihak yang merasa dirugikan dalam unggahan di status WhatsApp-nya.

Saya atas nama Febri Rahmayana mohon maaf yang sebesarnya kepada bapak Kapolri dan seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia,” ujar Febi dikutip dari video permintaan maafnya.

858d7e3c285fb410ecbc4df665c0fba7-800x404

Terutama kepada bapak Kapolda Sultra, serta seluruh anggota kepolisian yang ada di Sulawesi Tenggara. Serta, Pihak yang merasa dirugikan atas perbuatan saya yang sudah membuat story WhatsApp,” tambahnya.

Ia pun kemudian menjelaskan ujaran kebencian yang tersebar tersebut dia sampaikan dalam video kendaraan Polri yang sedang melintas menuju Polda Sulawesi Tenggara.

Atas perbuatan tersebut saya sagat menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan yang seperti itu lagi,” katanya.

Video permintaan maaf Febi pun kini viral di media sosial facebook seperti yang diunggah akun Facebook Sisi April Lia. Dalam unggahan tersebut dia mengajak warga bijak ber media sosial.

Berikut unggahan lengkapnya.

Pelaku Hate Speech Meminta Maaf

Setelah Sebelumnya viral di media sosial terkait cuitannya yang telah menghina institusi Polri, Feby Rahmayana langsung memenuhi panggilan untuk menjalani pemeriksaan di Polda Sultra.

Setelah pemeriksaan itu usai, mahasiswi semester IV disalah satu Perguruan Tinggi di kota Kendari ini, akhirnya mengakui kesalahannya dan meminta maaf atas perbuatannya.

Kini permasalahan ini telah usai dan tidak ditindaklanjuti lagi ke proses hukum. Belajar dari pengalaman Feby, Polda Sultra mengajak kepada seluruh masyarakat dan khususnya kaum milenial, untuk tidak melakukan tindakan serupa dan melanggar UU ITE.

Sumber/ TRIBUN-MEDAN.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here