Air Terjun di Indonesia Ini Terbentuk Akibat Bencana Alam, Cantik Banget!

0
103

Discovery – Bencana alam nggak selamanya menyisakan hal-hal buruk. Seperti yang terjadi di Sulawesi Selatan. Tepat di hulu Sungai Jeneberang, ada air terjun tanpa nama yang terbentuk akibat bencana air bah.

Meski terbentuk akibat bencana, namun air terjun tanpa nama tersebut justru sangat cantik. Nggak percaya? Yuk telusuri lebih dalam soal wisata di Sulawesi Selatan ini lebih jauh!

1. Terbentuk Tanpa Sengaja

c947a184f9075b345c56aeeb7893a8eb

Kenapa disebut terbentuk tanpa sengaja? Yap! Alasannya tentu karena air terjun di hulu Sungai Jeneberang ini ada setelah bencana air bah.

Keberadaannya sendiri ada di bawah bendungan yang rusak akibat hantaman air dari Sungai Jeneberang. Bukannya kacau, penampilan dari wisata terbaru di Sulawesi Selatan ini justru tampak memukau.

08dc90ea908a7c9abfbea09cc0754179

Coba saja lihat aliran air yang seolah berasal dari bebatuan di atasnya. Perpaduan dengan tebing tinggi di sekitarnya juga semakin menambah keelokan wisata di Kabupaten Gowa ini.

Derasnya debit air juga kian menambah daya tarik air terjun cantik di Indonesia ini. Duh, jadi nggak sabar untuk liburan ke sana ya?

2. Kecantikan yang Tersembunyi

ddc46bcd65deff83dc91bc189b6119db

Wisata yang juga kadang disebut sebagai Air Terjun Jeneberang ini terbilang baru. Bahkan belum banyak diketahui banyak orang. Nggak heran kalau tempat ini masih cukup sepi pengunjung.

Letaknya yang berada di antara tebing-tebing tinggi membuat air terjun ini semakin terlihat tersembunyi. Meski begitu, kecantikannya memang nggak diragukan lagi.

4eaf295d1e4b0f520284ce4df588c8bb

Ingin menyaksikan kemegahan air terjun dari arah berbeda? Kamu bisa coba melihat dari balik aliran airnya.

Aliran airnya benar-benar seperti tirai, ya? Mumpung ada di sana, jangan lupa abadikan fotomu, ya!

3. Rute Menuju Air Terjun Jeneberang

c56bcb8f61947f09ec7e73876a238a75

Air terjun ini terletak di hulu Sungai Jeneberang. Tepatnya di kawasan wisata Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Kamu bisa mengarahkan kendaraan ke Malino dengan melewati air terjun Takapala dan berhenti di Jembatan Merah Punggawa D’ Emba.

Setelah kendaraan di parkiran yang letaknya di antara jembatan merah lama dan baru, perjalanan dilanjutkan dengan jalan kaki dengan estimasi waktu 1 jam.

f41e7a6e3c739ae29c97a666d42f6831

Dari sini, kamu akan melewati Sungai Jeneberang, melintasi batu-batu licin. Jadi tetap hati-hati saat melakukan perjalanan yang menantang ini, ya!

Selama perjalanan, rasa lelah rasanya nggak akan terasa. Apalagi kamu bisa sambil menyaksikan tebing di kiri kanan sungai yang cantik.

4. Waktu Terbaik ke Air Terjun Jeneberang

a2fff551dd6329db49bbe9bb0ef05715

Waktu terbaik untuk mengunjungi Air Terjun Jeneberang adalah saat musim kemarau. Sebab saat penghujan tiba, medan cukup berbahaya.

Selain arus sungai kian deras, perjalanan sangat berisiko. Terlebih lagi nggak ada jalur alternatif yang kemungkinan buruknya membuat pengunjung disapu air bah secara tiba-tiba.

Bukti betapa dahsyatnya saat Sungai Jeneberang ini sedang mengamuk dari terlihatnya potongan-potongan bendungan yang terbawa air hingga ratusan meter ke bawah.

b5fcd04bb75687a33381ab006ac0a1f2

Kamu pun sebaiknya dipandu ke lokasi karena perjalanan berisiko. Banyak longsoran berupa tebing di sepanjang sungai yang harus dilewati dengan tinggi sekitar 15-20 meter.

Nah, setelah tahu pesona tersembunyi dari Air Terjun yang terletak di hulu Sungai Jeneberang, tertarik untuk mampir ke sana? Cocok banget nih untuk tempat refreshing saat galau melanda.

Sumber/ Qupas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here