Lakukan Ritual Berdarah, 10 Orang Syiah Terinfeksi Virus Mematikan

0
251

Serba-Serbi, – Baru-baru ini sekitar 10 orang di London tertular human T-cell lymphotropic virus tipe 1 (HTLV-1), virus kerabat jauh HIV. HTLV-1 adalah virus penyebab kanker darah yang mematikan.

Para dokter yang menangani kasus ini sangat terkejut karena para pasien tidak menggunakan narkoba jarum suntik atau melakukan transfusi darah. Sebab, biasanya virus ini menular melalui transfusi darah atau jarum suntik.

Setelah melihat luka di bagian punggung salah satu pasien, akhirnya tim dokter mengetahui asal virus yang menulari para pasien itu. Ternyata, mereka adalah bagian dari kelompok Syiah yang kerap melakukan ritual keagamaan yang disebut sebagai ritual pengucuran darah.

3142231f81d7940ea7a0b44bed20623a

Dalam ritual ini, mereka secara sukarela saling melukai tubuh mereka sendiri dengan menggunakan pisau, tongkat, dan cambuk yang digunakan bersama-sama di antara kelompok mereka.

IFLScience melansir, hasil penelitian soal wabah HTLV-1 pada kelompok Syiah ini telah dilaporkan ke dalam jurnal Emerging Infectious Diseases. Para dokter yang menangani kasus ini memperkirakan para pasien itu tertular melalui tongkat atau pisau cambuk yang digunakan saat ritual. Bahkan, mereka mengaku direndam bersama-sama di dalam larutan antiseptik dan pisau-pisau mereka ikut direndam di sana.

16c137343368b13371956eaf2c0b231a

Kemungkinan mereka tertular dari pisau yang ternoda oleh darah, lalu digunakan lagi tanpa pembersihan yang mengakibatkan penularan HTLV-1,” tutur para peneliti dalam laporan kasus ini.

Selama ini HTLV-1 dikenal juga sebagai kerabat jauh HIV, virus penyebab AIDS. Meski tidak seterkenal HIV, HTLV-1 juga sangat berbahaya karena bisa menyebabkan orang mengalami kanker sel-T, salah satu jenis sel darah putih. Selain itu, kurang dari 2 persen orang dengan HTLV-1 juga akan menderita HAM/TSP, penyakit kronis pada sistem saraf.

Sayangnya, sampai saat ini belum diketahui cara untuk mengobati penyakit-penyakit akibat infeksi virus tersebut.

Selain tertular HTLV-1, ada juga salah satu pasien dari kelompok Syiah ini yang tertular virus hepatitis C. Hepatitis C adalah virus yang ditularkan melalui darah yang pada akhirnya dapat mengakibatkan kerusakan hati yang mengancam jiwa.

Meskipun ritual berdarah ini telah menyebabkan wabah HTLV-1, sampai sekarang ritual ini belum secara resmi ditetapkan sebagai kegiatan yang berisiko atas penularan virus-virus mematikan. Padahal ritual ini jamak dilakukan oleh kelompok-kelompok Syiah di seluruh dunia.

Dr Divya Dhasmana dari St. Mary’s Hospital di London menyarankan agar ritual berdarah ini tidak lagi dilakukan dengan pisau yang dipakai bersama. “Pesan kami bukan ‘Jangan lakukan itu.’ Pesan kami adalah ‘Jika Anda melakukannya, jangan berbagi peralatan (pisau yang sama),

kata Dhasmana kepada The Associated Press.

Sumber/ Kumparan.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here