Dinkes Sulut Intervensi Masalah Gizi di Bolmong dan Bolmut

0
29
Kabid Kesmas Dinkes Sulut dr Rima Lolong MKes (duduk tengah) bersama Kasie Kesga dan Gizi dr Arista Wowor (duduk kiri) bersama para peserta dari Kabupatwn Bolmong.
MANADO-Intervensi masalah gizi dilakukan Dinas Kesehatan Sulawesi Utara di Kabupaten Bolmong dan Bolmong Utara melalui kegiatan orientasi pemutakhiran data surveilans gizi.
Kepala Dinas Kesehatan Sulut dr Debie Kalalo MSc PH melalui Kabid Kesehatan Masyarakat dr Rima Lolong MKes mengatakan, hal ini bertujuan supaya tersusun analisis situasi masalah gizi berdasarkan hasil surveilans gizi.
Juga merencanakan intervensi gizi bersama lintas program dan sektor di dua kabupaten tersebut.
Lanjutnya, masalah gizi ganda menjadi perhatian serius pemerintah. “Di satu sisi terjadi gizi kurang seperti stunting dan overweight, sementara di saat bersamaan masalah kelebihan gizi semakin meningkat,” ujar dr Rima.
Selang 2015-2017, hasil survey Pemantauan Status Gizi (PSG) menunjukkan peningkatan masalah gizi di Sulut.
Untuk prevalensi Balita gizi kurang dari 11,3 persen menjadi 15,3 persen. Sementara itu, prevalensi stunting dari 22,2 persen menjadi 31,4 persen.
“Orientasi pemutakhiran data surveilans gizi ini juga menindaklanjuti program e-PPGBM atau Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat secara online yang berlaku di seluruh kabupaten/kota di Sulut,” pungkasnya.
Peserta kegiatan orientasi pemutakhiran data surveilans gizi dari Kabupaten Bolmut.
Peserta kegiatan orientasi pemutakhiran data surveilans gizi dari Kabupaten Bolmut.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Direktorat Gizi Masyarakat Kemenkes RI yakni Evi Fatimah SKM MPH.
Diikuti oleh para Kepala Puskesmas, Kabid Kesmas, Kasie Kesehatan Keluarga dan Gizi, serta Pengelola Program Gizi se-Bolmong dan Bolmut.
(harry)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here