Diduga Bercampur BBM Jenis Lain, Masyarakat Keluhkan Pasokan MT Ke Pangkalan

0
24
Kabag Ekonomi Pemkab Sangihe Johanis Pilat

TAHUNA– Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis minyak tanah (MT) di Kabupaten Kepulan Sangihe dirasakan warga. Warga menyatakan sulit mendapatkam MT akibat suplay dari Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Depot Pertamina Tahuna ke semua pangkalan mengalami keterlambatan.

Menyikapi hal ini, Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Sangihe Johanis Pilat kepada sejumlah wartawan, membenarkan adanya keterlbatan suplay MT ke semua pangkalan di wilayah Sangihe.

“Kami sudah melaksanakan rapat dengan pihak Pertamina, dan kepolisian, dalam rapat tersebut pihak Pertamina menjelaskan, terlambatnya penyuplaian minyak tanah ini karena terjadi masalah pada pipa penyalur ke terminal BBM.

Jadi, sekarang sementara berlangsung proses penyuplaian ke mobil tanki dan akan diantar ke pangkalan ditiap wilayah,” ungkap Pilat.

Ditanya soal dugaan tercampurnya BBM jenis Bensi  ke MT,  Pilat menjelaskan, memang ada info soal mutu dari MT itu tidak bagus. Tetapi soal tercampurnya dengan Bensin itu belum ada informasi yang pasti.

“Memang pada saat pertemuan kepala TBBM membenarkan adanya MT yang tercampur atau tidak layak digunakan. Tetapi tidak dijelaskanya kalau tercampur itu bensi ataupun solar,” bebernya.

Sementara itu salah satu masyarakat Allen Polohindang menyesalkan soal keterlambatan penyuplaian minyak tanah. Seakan-akan menurut Dia, pihak pertamina dinilai lambat untuk mengatasi permasalahan seperti ini.

“Padahal ini kan menjadi tugas dan tanggung jawab dari pihak pertamina, kalaupun memang ada kesalahan pihak pertamina dapat mengumumkan ke media elektronik atau radio. Agar jangan sampai masyarakat menilai pertamina itu kuranga baik,” semburnya.

Sementara itu kepala TBBM Depot Pertamina Tahuna ketika hendak ingin ditemui wartawan tidak berada ditempat.

(sam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here