Chris John Lapor Persiapan Kejuaraan Tinju Dunia Ke Menpora Imam Nahrawi

0
103
Chris Jhon saat melapor ke Menpora Imam Nahrawi terkait persiapan kejuaraan Tinju Dunia di NTT.

JAKARTA– Mantan Juara Tinju Dunia Profesional Chris John bertemu dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi . Datang Chris John untuk melaporkan rencananya penyelenggaraan kejuaraan tinju dunia di GOR Flobamora, Kupang, NTT, 5-7 Juli 2019.

Dalam kunjungannya ke, Kantor Kemenpora, Selasa (12/2), Chris John ditemani pengurus Yayasan Chris John dan Fahiluka Surya Production untuk membuka laporan perihal rencana penyelenggaraan Kejuaraan Tinju Dunia.

Kejuaraan dunia, jangan sia-siakan, biarkan dari Timur untuk Indonesia,” kata Imam.

Ditambahkan Menpora, semua pihak yang berusaha untuk memajukan olahraga Indonesia agar perlu terus mendapat dukungan.

Usaha Sang Legenda tinju kita harus didukung, pemerintah sudah pasti mendukung, dan saya minta para sponsor dukung terus agar prestasi bangsa khusus di dunia tinju profesional kembali berjaya,” ajak Menpora.

Sementara, Chris John menyampaikan alasannya mengapa kejuaraan digelar di NTT. Karena sejak dahulu NTT telah menghasilkan banyak petinju dunia di kelasnya, sebut saja Thomas Americo, Boy Gasparersz, Johny Asadoma, Hermensen Ballo, A Roga, Alex Bajawa.

Diharapkan saat The Border Battle 2019 nanti digelar, petinju NTT masa kini yaitu Tibo Monabesa, Defry Palulu, dan John Ruba meroket menjadi juara dunia baru dari Indonesia.

Maaf-maaf, setelah era saya dan David Jordan belum muncul juara pro baru, dengan ini diharapkan akan muncul juara-juara dunia baru di tinju dari Indonesia,” katanya.

Hadir mendampingi, Deputi Pembinaan Olah Raga Raden Isnanta, Plt Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Chandra Bhakti, Staf Ahli Hukum Olahraga Samsudin, Staf Ahli Ekraf Jonni Mardizal, Staf Ahli Politik Yuni Poerwanti, Asdep Peningkatan Olahraga Pendidikan Alman Hudri, Asdep Peningkatan dan Organisasi Keolahragaan Herman Chaniago , Ketua CJF Zahrudin Haris, Sekretaris CJI Elsa Liu, Ketua FSP David Kenenbudi, Penasehat FSP Roy Therik, Sekretaris GRI Paula Judith dan Bendahara GRI Sella.

Sumber/ Merdeka.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here