Pendeta se-Siau Gelar Doa Bersama, Pengungsi Berharap Bencana Cepat Berlalu

0
70
Doa bersama yang digelar di antara Kampung Niambangeng dan Kampung Batubulan. (foto: istimewa)
SITARO-Doa bersama digelar pemerintah daerah dan para pendeta se-Siau, Senin (11/2/2019) di lokasi bencana erupsi Gunung Karangetang. Tepatnya di antara Kampung Niambangeng dan Kampung Batubulan.
Mereka berdoa supaya Tuhan Yang Maha Kuasa meluputkan warga Sitaro dari segala bentuk musibah yang mengintai.
Sementara itu, warga di pengungsian juga berharap peristiwa bencana ini bisa secepatnya usai. Karena mereka sudah rindu untuk kembali ke kampungnya, guna melanjutkan hidup.
“Mudah-mudahan keadaan ini cepat berlalu. Dan aktivitas kami bisa kembali seperti dulu yakni berkebun untuk memenuhi kebutuhan hidup setiap hari,” ujar Vera Kakomore, warga Kampung Kawahang di shelter Kampung Paseng, Kecamatan Ondong.
Kondisi di salah satu lokasi pengungsian di Ondong.
Kondisi di salah satu lokasi pengungsian di Ondong.
Selama di pengungsian, Vera mengakui, mereka merasa aman karena jauh dari ancaman erupsi Gunung Karangetang. “Kebutuhan setiap hari juga terpenuhi dengan baik,” sebutnya.
Sementara itu, Humas Kantor SAR Manado Feri Ariyanto menambahkan, personel SAR tetap standby di lokasi hingga kondisi dinyatakan aman oleh Pemda Sitaro.
Humas Kantor SAR Manado Feri Ariyanto.
Humas Kantor SAR Manado Feri Ariyanto.
Tim Basarnas juga terus mengawasi apabila ada warga yang beraktivitas di sekitar Gunung Karangetang.
“Begitu juga KN Bima Sena milik Basarnas tetap standby di Siau jika dibutuhkan untuk pengantaran logistik ke daerah-daerah yang terisolir,” tandasnya.
(harry/redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here