Lukis Objek Kabasaran, Aji Si Pelukis Difabel Expresionis Hanya Pakai Jari

0
52
Aji Febrianto menunjukkan talentanya walau memiliki kondisi kelainan mental.
MANADO-Cuma butuh 45 menit bagi Aji Febrianto si ‘Anak Spesial’ untuk menyelesaikan lukisan Kabasaran tersebut, tepat di hari ulang tahunnya yang ke-15, Kamis (7/2/2019) hari ini.
Tanpa kuas, Aji yang merupakan pelukis difabel expresionis hanya menggunakan jari-jemarinya, untuk memadukan berbagai warna cat minyak di atas kanvas berukuran 100 x 120 cm ini.
Kemampuan Aji pun mengundang decak kagum para pengunjung pameran tunggal lukisan bertajuk ‘Manusia dan Surga’ di lobi Hotel Sintesa Peninsula Manado, 3-9 Februari 2019.
Sejak pembukaan pameran hingga hari ini, telah ada 36 karya yang tersaji bagi para pengunjung hotel di bilangan Jalan Sudirman itu.
IMG_20190207_171937-291x847
Menurut orang tua Aji, sehari-harinya di rumah mereka di Mapanget, Aji mampu melukis hingga 6-7 karya sehari.
“Bakat alami tersebut mulai ditunjukkan Aji sejak dia berusia 3 tahun. Aji juga membuat desain baju pengantin,” kata ibu yang selalu mendampingi Aji selama pameran tersebut.
Tapi baru pada Januari 2017, Aji baru mulai mengekspresikan objek lukisannya langsung di atas kanvas. Awalnya, dia masih menggunakan peralatan kuas, valet dan media air untuk melukis.
Dan sekitar November 2018 hingga sekarang, Aji hanya memakai jari-jemarinya sebagai media bantu melukis. “Karena dengan begitu Aji seperti menunjukkan karakter melukis lewat sentuhan ajaib jari-jemarinya sendiri,” tandasnya.
Diketahui, pameran lukisan tunggal tersebut merupakan kerjasama antara Hotel Sintesa Peninsula dan Excelsior Travel.
(*/redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here