10 Makanan Enak yang Tabu Dihidangkan Saat Imlek

0
661
Ini makanan yang tabu dimakan saat perayaan Imlek.

SERBA-SERBI – Imlek atau Tahun Baru Cina merupakan perayaan yang sangat penting bagi masyarakat Tionghoa. Banyak yang terkait dengan festival yang diadakan sekali ini. Misalnya saja anjuran untuk tidak mengenakan pakaian khusus warna atau untuk menyantap makanan simbolis demi keberuntungan di tahun yang baru.

Kue Keranjang, mi, dan jeruk mandarin termasuk makanan yang harus ada saat perayaan Imlek. Lalu makanan apa saja yang sebaliknya dihindari tidak disantap saat hari raya ini? Ternyata ada beberapa jenis makanan yang bisa dibawakan bisa dibawa kemana-mana, tetapi bisa dibantah karena makna filosofis yang dikandungnya.

1. Bubur dan daging untuk sarapan

bubur-dan-daging-untuk-sarapan-800x400

Dilansir Sorotan Cina, bubur diterima tidak dikonsumsi saat sarapan. Pasalnya, makan bubur dianggap sebagai kebiasaan warga yang kurang mampu. Memulai tahun yang baru dengan mempertimbangkan kebiasaan orang tak mampu berpikir bisa mendatangkan nasib buruk.
Sementara itu, daging tidak direkomendasikan untuk disantap saat makan demi menghormati para dewa yang diundang berpantang daging.

2. Ikan yang dipotong

ikan-yang-dipotong-1024x512

Dilansir Sorotan Cina, ikan merupakan lambang kemakmuran dan rezeki. Dalam bahasa Mandarin, penyebutan ikan memiliki bunyi yang hampir sama dengan kelebihan. Menurut tradisi Cina, memiliki kelebihan uang atau barang kebutuhan sehari-hari di akhir tahun merupakan hal yang baik. Berarti rezeki yang didapat tahun itu berlebih dan diharapkan mereka bisa mendapatkan lebih banyak di tahun mendatang.
Tapi ikan yang disajikan harus utuh. dealnya, orang yang lebih tua harus menyantap ikan lebih dulu, baru dikirim oleh yang lebih muda. Ini merupakan bentuk penghormatan di meja makan.
Tubuh ikan tidak bisa dipotong dan dipindahkan dari piring saji. Hanya bisa diambil dagingnya dan jangan sampai ada tulang yang patah. Dua orang yang duduk sambil menghadap menghadap kepala dan ekor ikan harus minum bersama-sama sebagai tanda Keberuntungan.

3. Sayap unggas

sayap-unggas-800x400

Dilansir Delish, menyajikan sayap ayam atau bebek saja tanpa sayap bagian lain yang termasuk tabul. Sayap unggas mendukung perlambang energi yang bisa membawa keberuntungan pergi. Jadi jangan sekali-sekali menyajikan atau menyantap sayap goreng kesukaanmu saat Imlek tidak ingin rezeki di tahun yang baru terbang jauh.

4. Tahu putih

tahu-putih-800x400

Makanan yang kaya akan protein nabati ini termasuk produk kuliner yang sangat sering digunakan dalam khazanah kuliner Tionghoa. Namun saat Imlek tahu harus dihindari karena warnanya.
Dalam tradisi Cina, putih adalah warna yang melambangkan ketidakberuntungan karena keberhasilan dengan kemenangan. Karena merupakan makanan-makanan yang berwarna putih seperti tahu, putih telur, dan keju putih wajib dikeluarkan dari meja makan.

5. Pare

pare-800x400

Dilansir Slideshare, pare dan makanan lain yang memiliki citarasa pahit juga siap tidak disantap saat perayaan Imlek. Makanan yang terasa pahit di lidah dianggap sebagai simbol kehidupan. Konon memakannya bisa mendatangkan nasib sial yang terdiri dari tahun penuh dan percobaan.

6. Roti berongga

roti-berongga-800x400

Jenis roti yang disajikan saat Imlek biasanya dibuat dengan tekstur seperti kue keranjang dan kue mangkok. Sebagian warga Tionghoa masih memegang kepercayaan jika roti yang berongga bisa membuat siapa pun yang menyantapnya dekat dengan kematian. Jangan heran jika roti ala barat tidak pernah muncul di jamuan Imlek.

7. Ayam tanpa kepala dan ceker

ayam-tanpa-kepala-dan-ceker-800x400

Ada daerah di Cina yang tradisinya menghabiskan konsumsi ayam di hari raya Imlek. Ada pula daerah yang memperbolehkan ayam untuk disajikan pada jamuan. Kecuali ayam harus disajikan utuh bersama kepala, ekor, dan cekernya. Ayam yang tersaji utuh ini menandakan kebersamaan dan kelahiran kembali layaknya burung api.

8. Cumi-cumi

cumi-cumi-1024x512

Pada zaman dulu, cumi yang disiapkan sebagai ‘surat pemecatan’ untuk pekerja. Pemilik usaha biasanya memberikan cumi sebagai yang boleh dikirim langsung ke pekerjanya agar tidak datang untuk bekerja lagi. Tradisi ini berawal dari bentuk cumi yang tergulung mirip dengan selimut yang digulung rapi saat berkemas.

9. Lobster

lobster-800x400

Satu lagi makanan laut yang tidak boleh dihidangkan saat Imlek. Tidak seperti ikan yang berenang maju, lobster sulit berjalan mundur. Karena dianggap makanan mewah ini dianggap sebagai tanda kemunduran dalam bisnis atau kehidupan orang yang dibutuhkannya.

10. Kepiting

kepiting-800x400

Jika lobster tidak boleh dimakan karena mundur, kepiting tidak dikembalikan untuk dimakan saat Imlek karena jalannya miring. Idealnya memang makanan laut yang berjalan atau berenang agar hidup yang dijalani juga ikut maju.

Demikian deretan makanan enak yang terlarang untuk disantap saat perayaan Imlek. Tentunya tidak semua orang Tionghoa menjalankan tradisi ini, karena setiap daerah dapat memiliki kebiasaan yang berbeda“.

Sumber/ Merdeka.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here