2.523 Warga Manado di 23 Kelurahan Terdampak Banjir dan Longsor, 3 Meninggal Dunia

0
207
MANADO-Bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kota Manado, Jumat (1/2/2019), menerjang 2.523 jiwa dari 737 kepala keluarga yang mendiami 23 kelurahan pada 8 kecamatan.
Kepala Basarnas Manado Amiruddin melalui Humas Ferry Arianto mengatakan, dari ribuan korban yang terdampak, 3 warga dinyatakan meninggal dunia.
Korban meninggal akibat tanah longsor yaitu Nathalia Lapian (1), warga Kelurahan Mahawu Lingkungan 1,dan Jon Tinofer Duarmas (48), warga Perum Griya Tikala Baru.
Kemudian, korban meninggal karena hanyut yaitu Richard Patabone (5), warga Kelurahan Kombos Timur Lingkungan 3, Kecamatan Singkil.
IMG-20190201-WA0048
Lanjutnya, Basarnas Manado mengerahkan 20 anggota untuk memberikan pertolongan bagi korban banjir di Bailang, Mahawu, Perkamil, Paal Dua, Ternate Tanjung, Sumompo, Cempaka.
Ada juga yang membantu penanganan korban tanah longsor di Taas, Mahawu, Kombos, serta Dendengan Dalam.
IMG-20190202-WA0009
“Ketinggian air bervariasi mulai 1 meter hingga 2,5 meter. Tim SAR gabungan juga berhasil mengevakuasi 400 orang yang terjebak banjir di beberapa titik,” pungkasnya, sembari memastikan, Tim SAR Gabungan masih stand by saat ini di pusat kota, supaya lebih cepat antisipasi jika ada banjir susulan.
(*/redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here