TMMD ke-104 Bakal Dipusatkan di Desa Rusoh Kabupaten Talaud

0
394
Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Joseph Robert Giri SIP MSi.
MANADO-Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 di wilayah Korem 131/Santiago, akan dilaksanakan di Desa Rusoh, Kecamatan Beo Selatan, Kabupaten Talaud. Direncanakan mulai minggu ke-4 Februari hingga akhir Maret 2019.
Dikatakan Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Joseph Robert Giri SIP MSi, persiapan administrasi untuk TMMD edisi perdana 2019, telah dirampungkan. Kebutuhan lainnya juga sudah dirancang oleh Kodim 1312/Talaud.
“Dandim pun sudah melakukan persiapan pendahuluan baik itu material dan bahan pendukung, dengan petimbangan lokasi yang cukup jauh, bahkan akses harus menggunakan transportasi laut maupun udara,” tandas Robert, sembari menambahkan, TMMD ke-104 ditargetkan tuntas selama 30 hari.
ASTER KASAD: TAHUN 2018 MENCAKUP 150 WILAYAH
Aster Kasad Mayjen TNI Supartodi SE MSi.
Aster Kasad Mayjen TNI Supartodi SE MSi.
Dalam paparannya, Asisten Teritorial (Aster) Kasad Mayjen TNI Supartodi SE MSi mengatakan, pada tahun 2018 TMMD telah dilaksanakan sebanyak 3 (tiga) kali. Yakni TMMD ke-101, 102 dan 103, yang mencakup 150 wilayah Kabupaten/Kota di seluruh wilayah Indonesia.
Sasaran non-fisik yang dilaksanakan berupa Penyuluhan Kesehatan, Pertanian, Bahaya Narkoba, KB Kesehatan, Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan, Imunitas Bangsa dan lain-lain
Kemudian, sasaran fisik yang telah diselesaikan antara lain pembuatan atau rehab jalan sepanjang 612,363 km, pembuatan saluran air atau irigasi 37,288 km, rehab rumah tidak layak huni 344 unit, pembuatan atau rehab gorong-gorong 203 unit dan jembatan 109 unit.
Ditambah normalisasi sungai sepanjang 31,135 km, pembangunan dan rehab sekolah 35 unit serta tempat ibadah 66 unit.
Selama tahun lalu, telah terjadi banyak peningkatan sasaran dibanding tahun 2017. Contohnya pembuatan atau perbaikan jalan meningkat 25,6%, yang sebelumnya 455,1 km menjadi sepanjang 612,3 km atau bertambah 157 km.
“Selain itu, dukungan anggaran dari Pemda juga meningkat sebanyak 3,2%. Dari Rp 216,2 milyar menjadi Rp 223,3 milyar,” tandasnya.
(*/redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here