Polsek Tombatu Bawa Pelaku Penganiayaan ke Gereja untuk Didoakan

0
166
SA (Sadi), diantar langsung oleh piket Polsek Tombatu ke Gereja GPDI Fhiladelfia Desa Kuyanga untuk didoakan oleh pendeta

MANADO,– Polsek Tombatu melakukan kegiatan penyelesaian masalah dengan meminta bantuan terhadap penganiayaan berinisial SA alias Sadi, 18 tahun, warga Desa Kuyanga, Kecamatan Tombatu Utara, Kabupaten Minahasa Tenggara, pada Minggu (13/1/2019).

Usai menerima surat persetujuan damai bersama pihak korban, lelaki SA (Sadi), diantar langsung oleh piket Polsek Tombatu ke Gereja GPDI Fhiladelfia Desa Kuyanga untuk didoakan oleh pendeta bersama para pengungsi lokal.

Kapolsek Tombatu Iptu Wensy Saerang, SE, mengungkapkan bahwa itu adalah suatu masalah yang diselesaikan (pemecahan masalah) melalui salah satu dari yang dimaksud dengan terobosan kreatif Polres Minsel yang membantu untuk meningkatkan efek jera bagi para pelaku kejahatan ringan.

“Pemecahan masalah melalui mempelajari agama adalah salah satu terobosan kreatif Polres Minahasa Selatan, dilakukan untuk menimbulkan efek jera serta menciptakan kesadaran moral para pelaku tindak kekerasan ringan,” ungkap Iptu Wensy.

Sumber: humaspolda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here